Kesusahan orang biasa vs orang fasik

Mazmur 73:5

Mengapa Orang Fasik Makmur?

Mereka tidak dalam kesusahan orang-orang. Mereka tidak ditimpa kemalangan seperti orang-orang.

Mazmur 73:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 73:5?

Pemazmur melanjutkan pengamatannya bahwa orang fasik tidak menderita seperti manusia lain; mereka tidak tertimpa kemalangan yang biasa dialami orang. Ini menimbulkan pertanyaan: mengapa mereka tampak kebal terhadap masalah? Ayat ini menekankan bahwa kesenangan orang fasik bersifat lahiriah dan sementara, tetapi pemazmur masih belum melihat akhirnya.

Latar belakang

Orang fasik bebas dari kesusahan

Asaf mengamati bahwa orang fasik tidak mengalami penderitaan seperti yang dialami orang lain. Mereka tidak terkena kemalangan yang umum, sehingga mereka tampak kebal terhadap masalah.

Di mana

Yerusalem

Di Bait Suci · saat berdoa

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Daud

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud menjadi raja
Bait Suci dibangun
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Asaf

Pemimpin paduan suara di Bait Suci, ~1000 SM

U

Kepada

Umat Israel

Orang-orang yang beribadah kepada TUHAN

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עֲמָל

amal · kesusahan

kerja keras, kesusahan, penderitaan

אֱנוֹשׁ

enosh · orang-orang

manusia pada umumnya, sering dengan konotasi lemah

נֶגַע

nega' · kemalangan

pukulan, tulah, penyakit

Kata-kata ini menekankan bahwa orang fasik tidak mendapat 'amal' (beban) dan 'nega'' (pukulan) yang dialami 'enosh' (manusia lemah). Mereka tampak luar biasa, tetapi ini hanya fasad.

Tahukah kamu

Kesusahan sebagai didikan Tuhan

Dalam Perjanjian Lama, penderitaan sering dilihat sebagai cara Tuhan mendidik umat-Nya, tetapi orang fasik tampaknya luput dari didikan itu.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 73:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 73:5

✕  Sering dikira

Orang fasik tidak pernah menderita sama sekali.

✓  Yang sebenarnya

Asaf sedang generalisasi dari pengamatan emosionalnya, bukan pernyataan mutlak. Orang fasik juga bisa menderita, tetapi tidak seperti orang benar yang diuji Allah.

✕  Sering dikira

Kesusahan adalah tanda bahwa seseorang berdosa.

✓  Yang sebenarnya

Justru orang benar sering menderita, sedangkan orang fasik tampaknya makmur. Ini yang menjadi pergumulan Asaf.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 73:5

Saat melihat orang yang tidak takut Allah hidup tanpa masalah, kita mungkin bertanya-tanya. Tetapi ingatlah bahwa Allah tidak selalu menghakimi dengan segera; ada waktu penghakiman yang kekal. Jangan biarkan kenyataan sementara ini membuatmu ragu akan keadilan Allah.

Allah, beri aku kebijaksanaan untuk melihat hidup ini dengan perspektif kekal, bukan hanya dari apa yang tampak di mata. Amin.