Kekuatan dari Allah
Mazmur 68:29
Allah Bangkit, Musuh Terserak
“(68-30) Oleh karena bait-Mu di Yerusalem, raja-raja membawa persembahan kepada-Mu.”Mazmur 68:29 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(68-30) Demi bait-Mu di Yerusalem, raja-raja menyampaikan persembahan kepada-Mu.”Mazmur 68:29 · TB
Terjemahan Baru
“(68-30) Raja-raja membawa persembahan kepada-Mu di Rumah-Mu di Yerusalem.”Mazmur 68:29 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Because of thy temple at Jerusalem shall kings bring presents unto thee.”Mazmur 68:29 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 68:29?
Ayat ini berbicara tentang raja-raja yang membawa persembahan ke bait Allah di Yerusalem. Ini menggambarkan pengakuan akan kebesaran Allah oleh bangsa-bangsa lain dan sebagai pemenuhan nubuat tentang penyembahan universal.
Latar belakang
Doa untuk Kekuatan
Daud mengakui bahwa kekuatan umat datang dari Allah. Ia berdoa agar Allah terus menguatkan mereka, karena Allah telah bertindak bagi mereka.
Di mana
Yerusalem
Di Bait Allah
Kapan
~1000 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Daud
Raja Israel, pemazmur
Kepada
Umat Israel
Orang-orang yang beribadah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
צָוָה
tsavah · memerintahkan
memerintah, menetapkan
עֹז
oz · kekuatanmu
kekuatan, ketahanan
פָּעַל
pa'al · menguatkan
bekerja, bertindak
Allah menetapkan kekuatan dan bekerja untuk umat-Nya; kekuatan bukan dari diri sendiri, tapi pemberian Allah.
Tahukah kamu
Kekuatan yang Diperintahkan
Kata 'memerintahkan' di sini bisa berarti 'menetapkan' atau 'menentukan'. Jadi Allah menetapkan kekuatan bagi umat-Nya, bukan sekadar memberi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 68:29
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 68:29
✕ Sering dikira
Kekuatan itu datang dari usaha manusia.
✓ Yang sebenarnya
Daud menegaskan Allah yang memerintahkan dan menguatkan.
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya untuk raja atau pemimpin.
✓ Yang sebenarnya
Kekuatan diberikan kepada seluruh umat.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 68:29
Persembahan kita kepada Allah bukan hanya soal materi, tetapi juga hati yang tunduk. Biarlah hidup kita menjadi persembahan yang menyenangkan hati Allah.
Tuhan, terima persembahan hidupku hari ini. Ajar aku untuk memberi dengan sukacita dan hati yang tulus. Amin.