Kobra tuli yang menolak mantra

Mazmur 58:5

Daud melawan hakim yang korup

PerikopNyanyian untuk Penguasa yang Zalim · Mazmur 58:1-11 →
“(58-6) yang tidak mendengar suara tukang-tukang sihir, atau suara pembaca mantra yang pandai.”

Mazmur 58:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 58:5?

Mazmur 58:5 melanjutkan gambaran tentang kobra tuli yang tidak mendengarkan suara tukang sihir atau mantra, yang berarti orang fasik tidak mau mendengarkan nasihat atau peringatan apa pun, bahkan yang paling ahli sekalipun.

Latar belakang

Tuli terhadap suara kebenaran

Daud melanjutkan metafora ular berbisa: orang fasik seperti kobra tuli yang tidak mau mendengar suara pawang ular, betapapun pandainya. Mereka sengaja menutup telinga terhadap nasihat, teguran, atau suara Allah.

Di mana

Yerusalem

Dalam doa dan ratapan, mungkin di istana atau tempat ibadah

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Israel bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud diurapi sebagai raja
Daud menjadi raja atas seluruh Israel
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Israel, pemazmur, pejuang

H

Kepada

Hakim-hakim yang korup

Para penguasa yang menyalahgunakan keadilan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חֵרֵשׁ

cheresh · tuli

Tuli, tidak mendengar, secara kiasan menolak mendengar

יִשְׁמַע

yishma · mendengar

Mendengar, memperhatikan, memahami

קוֹל

kol · suara

Suara, bunyi, ucapan

Kata-kata ini menekankan kesengajaan penolakan untuk mendengar; mereka bukan tuli secara fisik, tetapi secara moral memilih untuk menutup telinga terhadap kebenaran dan panggilan Allah.

Tahukah kamu

Pawang ular di Mesir

Di Mesir kuno, pawang ular punya reputasi mampu mempesona ular dengan mantra. Namun, ada jenis ular yang seolah-olah tuli karena tidak bereaksi. Ini menjadi gambaran yang kuat tentang orang yang menolak kebenaran dengan keras kepala.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 58:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 58:5

✕  Sering dikira

Mengartikan bahwa orang fasik secara harfiah tidak bisa mendengar secara fisik.

✓  Yang sebenarnya

Ini kiasan: mereka sengaja tidak mau mendengarkan kebenaran, bukan gangguan pendengaran fisik.

✕  Sering dikira

Menganggap semua orang yang belum percaya sebagai 'kobra tuli'.

✓  Yang sebenarnya

Konteksnya adalah orang yang dengan keras kepala menolak kebenaran, bukan penilaian umum atas semua orang.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 58:5

Ketegaran hati bisa membuat kita tuli terhadap suara Tuhan dan nasihat orang lain. Kita perlu menjaga hati agar tetap lembut dan mau mendengarkan teguran, supaya tidak terjerumus semakin dalam ke dalam dosa.

Tuhan, jangan biarkan hatiku menjadi keras dan tuli terhadap teguran-Mu. Ajarilah aku untuk rendah hati mendengarkan nasihat. Amin.