Percaya pada Penolong

Mazmur 54:6

Allah Penopang Jiwa

(54-8) Dengan sukarela, aku akan mempersembahkan kurban kepada-Mu; aku akan bersyukur kepada nama-Mu, ya TUHAN, karena ini baik.

Mazmur 54:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 54:6?

Mazmur 54:6 mengungkapkan niat Daud untuk mempersembahkan kurban dengan sukarela dan bersyukur kepada nama TUHAN, karena itu baik. Ini menunjukkan sikap hati yang rela dan ucapan syukur, bukan karena kewajiban. Daud mengakui bahwa Allah layak dipuji dan disembah.

Latar belakang

Keyakinan di Tengah Badai

Di tengah ancaman, Daud menyatakan imannya bahwa Allah adalah penolongnya. Ia memakai kata 'Tuhan' (Adonai) sebagai penopang jiwanya, menunjukkan kepercayaan yang teguh.

Di mana

Hutan Zif

Tengah pengungsian, bersembunyi

Kapan

~1000 SM

Zaman Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ancaman musuh
Keselamatan dari Allah
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja terbuang yang penuh iman

A

Kepada

Allah

Sumber pertolongan dan kekuatan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עֹזֵר

ozer · penolongku

Penolong, yang membantu, menopang

אֲדֹנָי

Adonai · Tuhan

Tuan, Penguasa, yang berdaulat

סֹמֵךְ

somekh · penopang

Menyokong, menopang dari bawah

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa Allah bukan hanya membantu dari jauh, tetapi secara aktif menopang kehidupan Daud, seperti tangan yang menahan beban.

Tahukah kamu

Nama Tuhan

Kata 'Tuhan' di ayat ini adalah 'Adonai' dalam bahasa Ibrani, yang menekankan otoritas dan kekuasaan. Daud menyebut Allah sebagai yang berdaulat atas hidupnya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 54:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 54:6

✕  Sering dikira

Mengira Allah hanya menolong yang baik saja

✓  Yang sebenarnya

Daud adalah orang berdosa, tetapi Allah menolong karena kasih setia-Nya

✕  Sering dikira

Menganggap iman berarti tidak takut

✓  Yang sebenarnya

Daud jujur tentang ketakutannya, tetapi iman menopangnya

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 54:6

Bersyukur adalah pilihan, bukan perasaan. Kita dapat mempersembahkan 'kurban' syukur kepada Allah melalui pujian, ucapan terima kasih, dan pelayanan. Lakukan dengan sukarela, karena Allah senang dengan hati yang rela dan penuh syukur.

Ya TUHAN, dengan sukarela aku mempersembahkan syukur dan pujian kepada nama-Mu, sebab Engkau baik. Amin.