Pintu gerbang menyambut Raja
Mazmur 24:10
Siapakah Raja Kemuliaan?
“Siapa Raja Kemuliaan itu? TUHAN semesta alam, Dia adalah Raja Kemuliaan. (Sela)”Mazmur 24:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Siapakah Dia itu Raja Kemuliaan?" "TUHAN semesta alam, Dialah Raja Kemuliaan!" Sela”Mazmur 24:10 · TB
Terjemahan Baru
“Siapakah Raja yang mulia? TUHAN Yang Mahakuasa, Dialah Raja yang mulia!”Mazmur 24:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Who is this King of glory? The LORD of hosts, he is the King of glory. Selah.”Mazmur 24:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 24:10?
Ayat ini memberikan jawaban terakhir: Raja Kemuliaan adalah Tuhan semesta alam, yang berkuasa atas segala sesuatu. Ini memberikan kepastian bahwa Raja yang kita layani adalah yang tertinggi dan paling mulia, layak menerima segala pujian.
Latar belakang
Puncak liturgi: Raja Kemuliaan masuk
Setelah dua kali memanggil pintu-pintu gerbang untuk terangkat, pemazmur mengajukan pertanyaan: 'Siapa Raja Kemuliaan itu?' Jawabannya menegaskan identitas TUHAN sebagai Allah yang kuat dan perkasa, terutama dalam peperangan. Ayat ini adalah klimaks dari nyanyian pujian yang merayakan kehadiran TUHAN di tengah umat-Nya.
Di mana
Yerusalem
Di depan pintu gerbang Bait Suci
Kapan
~1000 SM
Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
Pemazmur (Daud)
Raja Daud, gembala yang menjadi raja, ~70 tahun
Kepada
Jemaah Israel
Umat Israel yang beribadah di Bait Suci
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מֶלֶךְ
melekh · Raja
raja atau pemimpin yang berdaulat
כָּבוֹד
kavod · Kemuliaan
berat, kekayaan, kehormatan, atau kemuliaan yang layak
צְבָאוֹת
tseva'ot · Semesta alam
pasukan atau bala tentara, sering merujuk pada kumpulan bintang atau malaikat
Pemazmur menyebut TUHAN sebagai 'Raja Kemuliaan' dan 'TUHAN semesta alam'. Ini menekankan bahwa Allah bukan hanya raja secara pribadi, tetapi juga memerintah atas segala kuasa di alam semesta—baik yang terlihat maupun yang tak terlihat. 'Kemuliaan' yang dimaksud bukan sekadar keindahan, tetapi bobot dan kehormatan yang layak disembah.
Tahukah kamu
Pintu kuno yang menantang
Di Timur Tengah kuno, gerbang kota sering dianggap memiliki semangat atau dewa pelindung. Seruan 'Angkat kepalamu, hai pintu-pintu gerbang' bisa dimengerti sebagai metafora untuk membuka gerbang secara besar-besaran, menyambut raja yang menang.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 24:10
Mazmur 24:8
Pengulangan langsung
“Siapa Raja Kemuliaan itu? TUHAN yang kuat dan perkasa, TUHAN yang perkasa di dalam peperangan.”
Yesaya 6:3
Gelar semesta alam
“Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh dengan kemuliaan-Nya!”
Wahyu 19:16
Kedatangan Raja mulia
“Dan pada jubah-Nya dan pada paha-Nya tertulis: RAJA SEGALA RAJA DAN TUAN SEGALA TUAN.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 24:10
✕ Sering dikira
Menganggap 'Raja Kemuliaan' hanya merujuk pada Yesus di Perjanjian Baru.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks aslinya, ini merujuk pada TUHAN Allah Israel, yang datang dalam kemuliaan-Nya. Aplikasi kepada Yesus adalah penggenapan, bukan makna asli.
✕ Sering dikira
Mengira 'pintu-pintu gerbang' adalah gerbang neraka atau alam maut.
✓ Yang sebenarnya
Ini berbicara tentang pintu gerbang Bait Suci atau kota Yerusalem, yang harus terbuka untuk menyambut TUHAN. Tidak ada kaitan dengan neraka.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 24:10
Mengakui Tuhan semesta alam sebagai Raja Kemuliaan berarti menempatkan-Nya di atas segala aspek kehidupan kita. Hari ini, kita bisa menghormati Dia dengan memberi tempat pertama dalam keputusan, waktu, dan prioritas kita, karena Dia memang layak.
Ya Tuhan semesta alam, aku mengakui Engkau sebagai Raja Kemuliaan; jadilah Tuhan atas seluruh hidupku hari ini. Amin.