Kekeringan dan kematian

Mazmur 22:15

Jeritan dan Pujian Sang Hamba

PerikopDoa Orang yang Tidak Bersalah · Mazmur 22:1-31 →
“(22-16) Kekuatanku menjadi kering seperti pecahan periuk; Lidahku melekat pada langit-langit mulutku. Engkau meletakkan aku di dalam debu kematian.”

Mazmur 22:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 22:15?

Pemazmur kehilangan kekuatan seperti pecahan periuk, lidahnya melekat karena kehausan, dan ia dihantar ke debu kematian. Ini adalah gambaran keputusasaan total di ambang kematian. Namun, ia masih berseru kepada Allah yang telah memegang hidupnya.

Latar belakang

Di ambang kematian

Daud melanjutkan gambaran penderitaan fisiknya: kekuatan menjadi kering seperti pecahan periuk, lidah melekat pada langit-langit, dan ia diletakkan dalam debu kematian. Ini menunjukkan kondisi yang sangat dekat dengan maut.

Di mana

Yerusalem

Di tempat perlindungan, malam hari

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Daud

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengurapan sebagai raja
Pendirian tabernakel
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Israel, pemazmur, ~30 tahun

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָבֵשׁ

yavesh · kering

kering, menjadi kering

לְשׁוֹנִי

leshoni · lidah

lidahku

עָפָר

afar · debu

debu, tanah

Kata 'kering' menunjukkan kehilangan vitalitas, 'lidah' adalah organ bicara yang tidak berfungsi, dan 'debu' adalah elemen kematian—semuanya menandakan akhir yang akan datang.

Tahukah kamu

Debu sebagai simbol maut

Dalam Alkitab, debu sering melambangkan kematian dan kehinaan (Kejadian 3:19). Berada di debu berarti sudah dalam kuasa maut.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 22:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 22:15

✕  Sering dikira

Ini hanya tentang dehidrasi fisik.

✓  Yang sebenarnya

Ini juga melambangkan kekeringan rohani dan keterpisahan dari Allah.

✕  Sering dikira

Daud hanya menggambarkan sakitnya sendiri.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini juga nubuat tentang penyaliban Yesus.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 22:15

Terkadang kita merasa kering dan hampir putus asa. Namun, dalam keadaan yang paling genting, Allah tidak pernah meninggalkan umat-Nya. Ia sanggup menopang kita sampai akhir.

Ya Tuhan, saat aku kehilangan kekuatan, ajarilah aku bersandar pada-Mu yang tidak pernah melepaskan kami. Amin.