Allah Pembalas yang Adil

Mazmur 18:47

Nyanyian Kemenangan Daud

(18-48) Allah yang memberiku pembalasan; dan menundukkan bangsa-bangsa ke bawah kuasaku.

Mazmur 18:47 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 18:47?

Daud memuji Tuhan yang hidup, yang menjadi bukit batu dan Allah keselamatannya. Ini adalah seruan pujian yang mengakui bahwa Tuhan bukanlah berhala yang mati, tetapi Allah yang hidup dan bertindak bagi umat-Nya.

Latar belakang

Allah yang memberi pembalasan

Daud mengakui bahwa Allah adalah pribadi yang memberikan pembalasan atas kejahatan musuh-musuhnya. Dia juga yang menundukkan bangsa-bangsa di bawah kuasa Daud. Ini menunjukkan keyakinan Daud bahwa kemenangannya bukan dari kekuatannya sendiri, melainkan dari Allah yang bertindak adil.

Di mana

Yerusalem

Bait Suci atau kemah suci, saat ibadah

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Daud

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kemenangan atas musuh
Puncak kejayaan Israel
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Israel, pemazmur, kira-kira 40 tahun

J

Kepada

Jemaat Israel

Umat pilihan Allah, saksi karya-Nya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נְקָמָה

neqamah · pembalasan

tindakan membalas keadilan

דָּבַר

davar · menundukkan

menaklukkan, membuat tunduk

עַמִּים

ammim · bangsa-bangsa

suku-suku, kelompok etnis

Allah adalah hakim yang adil; Dia mengambil alih pembalasan dan menundukkan bangsa-bangsa. Ini mengajarkan bahwa kemenangan sejati datang dari otoritas Allah, bukan usaha manusia semata.

Tahukah kamu

Pembalasan dalam PL

Dalam Perjanjian Lama, pembalasan adalah hak Allah, dan manusia tidak boleh membalas sendiri; Daud menyerahkan keadilan kepada Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 18:47

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 18:47

✕  Sering dikira

Mengira Daud membalas dendam secara pribadi kepada musuh.

✓  Yang sebenarnya

Daud mengakui bahwa Allah yang membalas; manusia hanya alat di tangan Allah.

✕  Sering dikira

Menganggap pembalasan Allah bersifat membabi buta.

✓  Yang sebenarnya

Pembalasan Allah selalu adil, sesuai dengan kebenaran dan kesetiaan-Nya.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 18:47

Saat kita menghadapi hidup, ingatlah bahwa Tuhan kita hidup dan peduli. Dia bukan sekadar konsep atau ide, tetapi pribadi yang menyelamatkan dan memelihara. Biarkan pujian menjadi respons alami kita atas kebaikan-Nya.

Tuhan yang hidup, terpujilah nama-Mu, karena Engkau adalah bukit batuku dan keselamatanku. Amin.