Tangan terangkat, jiwa haus
Mazmur 143:6
Doa di Tengah Keputusasaan
“Aku menadahkan tanganku kepada-Mu, jiwaku haus kepada-Mu seperti tanah gersang. (Sela)”Mazmur 143:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Aku menadahkan tanganku kepada- Mu, jiwaku haus kepada-Mu seperti tanah yang tandus. Sela Mazmur 143.7–144.1 307”Mazmur 143:6 · TB
Terjemahan Baru
“Aku berdoa kepada-Mu dengan tangan terentang; seperti tanah yang kering, jiwaku merindukan Engkau.”Mazmur 143:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“I stretch forth my hands unto thee: my soul thirsteth after thee, as a thirsty land. Selah.”Mazmur 143:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 143:6?
Daud mengangkat tangan kepada Tuhan sebagai sikap penyembahan dan permohonan, sambil menggambarkan jiwanya yang haus akan Tuhan seperti tanah gersang yang haus akan air. Ini adalah kerinduan yang mendalam akan hadirat Tuhan, satu-satunya sumber kepuasan.
Latar belakang
Daud mengulurkan tangan dan haus akan Allah
Daud mengangkat tangannya kepada TUHAN dalam doa dan penyembahan. Jiwanya haus kepada Allah seperti tanah gersang yang menanti hujan. Ini mengungkapkan kerinduan yang sangat dalam akan hadirat Allah.
Di mana
Israel (kemungkinan di padang gurun atau gua)
Dalam keadaan terkepung dan gelap, mungkin di gua atau tempat persembunyian
Kapan
~1000 SM
Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
Daud
Raja Israel yang terpilih, namun sering dikejar musuh
Kepada
TUHAN (Yahweh)
Allah Israel, setia dan adil
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
פָּרַשׂ
paras · menadahkan tanganku
membentangkan, merentangkan
צָמֵא
tsame · haus
merasa haus, mendambakan air
עָיֵף
ayef · tanah gersang
letih, kering, lelah
Ketiga kata ini menggambarkan kerinduan yang ekstrem: tangan yang dibentangkan, haus yang membara, dan tanah yang kering. Daud tidak hanya ingin dekat dengan Allah; dia membutuhkan-Nya seperti kebutuhan dasar.
Tahukah kamu
Mengangkat tangan adalah sikap doa umum di Israel
Dalam Perjanjian Lama, mengangkat tangan adalah postur doa yang umum (1 Timotius 2:8, Mazmur 141:2). Bukan sekadar ekspresi, melainkan simbol ketergantungan dan permohonan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 143:6
Mazmur 42:1-2
jiwa haus
“Seperti rusa yang merindukan sungai, begitu jiwaku merindukan Engkau, ya Allah. Jiwaku haus kepada Allah yang hidup.”
Mazmur 63:1
haus di tanah gersang
“Jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku rindu kepada-Mu di tanah yang kering dan lelah, tanpa air.”
Yesaya 44:3
tanah haus
“Aku akan mencurahkan air ke atas tanah yang haus, dan sungai ke atas tanah yang kering.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 143:6
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya tentang kebutuhan fisik akan air.
✓ Yang sebenarnya
Daud memakai metafora haus untuk menggambarkan kebutuhan rohani yang mendalam akan hadirat Allah.
✕ Sering dikira
'Menadahkan tangan' berarti meminta sesuatu yang bersifat materi.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah sikap penyembahan dan ketergantungan total kepada Allah, bukan sekadar permintaan.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 143:6
Seperti tanah yang kering membutuhkan hujan, jiwa kita membutuhkan Tuhan setiap saat. Jangan biarkan diri kita terlalu sibuk sehingga lupa untuk bersekutu dengan Tuhan. Hadirat-Nya adalah sumber hidup dan kepuasan sejati.
Tuhan, jiwaku haus akan Engkau; penuhi aku dengan hadirat-Mu seperti air memenuhi tanah gersang, amin.