Daud Berseru dari Gua

Mazmur 142:1

Doa dari Kedalaman

Nyanyian pengajaran Daud ketika dia berada di dalam gua. Sebuah Doa. (142-2) Suaraku kepada TUHAN, aku berseru, suaraku kepada TUHAN, kasihanilah.

Mazmur 142:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 142:1?

Mazmur 142:1 adalah judul dan pembukaan doa Daud. Ini menggambarkan Daud berseru nyaring kepada TUHAN dengan suara memohon belas kasihan, menunjukkan sikap rendah hati dan bergantung penuh pada Allah dalam situasi sulit.

Latar belakang

Seruan di Tengah Persembunyian

Daud, yang sedang bersembunyi dari Raja Saul, berada di dalam gua. Ia berseru dengan nyaring kepada TUHAN, memohon belas kasihan. Ini adalah doa yang lahir dari keterdesakan dan rasa takut.

Di mana

Gua Adulam

Di dalam gua, sunyi dan tertekan

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud dikejar Saul
Daud menjadi raja
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja terbuang, pelarian

T

Kepada

TUHAN (YHWH)

Allah Israel, pendengar doa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

זָעַק

za'aq · berseru

Berteriak keras untuk meminta tolong

יְהוָה

YHWH · TUHAN

Nama pribadi Allah, yang berarti 'Aku adalah'

חָנַן

chanan · kasihanilah

Menunjukkan belas kasihan atau kebaikan yang tidak layak diterima

Ketiga kata ini menunjukkan hubungan yang intim: Daud berteriak kepada Allah yang berpribadi (YHWH), bukan kekuatan abstrak. Kata 'kasihanilah' (chanan) menekankan bahwa Daud tidak menuntut, tetapi memohon kemurahan Allah.

Tahukah kamu

Gua sebagai Tempat Perlindungan

Gua Adulam menjadi tempat persembunyian Daud dan para pengikutnya, yang berjumlah sekitar 400 orang, seperti dicatat dalam 1 Samuel 22:1-2. Kata 'Adulam' berarti 'tempat perlindungan'.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 142:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 142:1

✕  Sering dikira

Menganggap ini doa spontan dari gua, tanpa struktur.

✓  Yang sebenarnya

Mazmur ini memiliki struktur puisi Ibrani yang jelas, meskipun berisi ratapan.

✕  Sering dikira

Kasihanilah diartikan sebagai permohonan agar Allah tidak menghukum.

✓  Yang sebenarnya

Kata ini adalah permohonan akan kebaikan dan kesetiaan Allah, bukan hanya penghapusan hukuman.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 142:1

Ketika kita merasa terjebak atau putus asa, kita bisa meniru Daud: berseru kepada TUHAN dengan jujur dan memohon belas kasihan-Nya. Jangan ragu untuk mengungkapkan isi hati kita kepada Allah, karena Dia mendengar.

Ya TUHAN, aku berseru kepada-Mu dengan suara memohon belas kasihan, dengarkanlah aku dan kasihanilah aku hari ini. Amin.