Sikap terhadap pembenci Allah

Mazmur 139:21

Engkau mengenal aku sepenuhnya

Apakah aku tidak membenci mereka yang membenci-Mu, ya TUHAN? Dan, apakah aku tidak merasa muak kepada mereka yang bangkit melawan Engkau?

Mazmur 139:21 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 139:21?

Daud menyatakan kebenciannya terhadap mereka yang membenci Allah dan bangkit melawan-Nya. Ini bukan kebencian pribadi, melainkan kesetiaan kepada Tuhan. Ia tidak bisa diam ketika Allah dihina, karena ia sangat mengasihi Tuhan.

Latar belakang

Daud menyatakan kebencian terhadap musuh Tuhan

Daud mengajukan pertanyaan retoris, 'Apakah aku tidak membenci mereka yang membenci-Mu, ya TUHAN?' Ia menegaskan bahwa ia merasa muak terhadap mereka yang bangkit melawan Tuhan. Ini adalah pernyataan kesetiaan dan identifikasi dirinya dengan kepentingan Allah.

Di mana

Yerusalem

Di istana, saat merenung

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Israel bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengangkatan Daud sebagai raja
Pemberontakan Absalom
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Israel, pemazmur, kira-kira berusia 50-an

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel, Yang Mahatahu dan Mahahadir

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׂנֵא

sane · membenci

membenci, memandang rendah

קוּט

qut · muak

merasa jijik, bosan, muak

קוּמִים

qumim · bangkit

berdiri, bangkit (melawan)

Kata 'membenci' di sini bukan kebencian pribadi yang penuh emosi, tetapi sikap tegas menentang apa yang melawan Allah. 'Muak' menunjukkan kekesalan yang mendalam terhadap pemberontakan. Ini adalah kesetiaan total kepada Allah, bukan kebencian buta.

Tahukah kamu

Mazmur ini sering dikutip untuk membahas imajinasi Tuhan

Ayat 21 sering dibahas dalam teologi tentang 'imprecatory psalms' (mazmur kutuk), yang mengungkapkan keinginan akan keadilan. Ini menunjukkan bahwa Alkitab tidak menyembunyikan emosi yang kuat, tetapi menyalurkannya dalam doa.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 139:21

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 139:21

✕  Sering dikira

Daud penuh kebencian dan mau membalas dendam secara pribadi.

✓  Yang sebenarnya

Daud menyatakan kesetiaan kepada Tuhan dan menolak kejahatan. Ini bukan kebencian pribadi, tetapi komitmen untuk memihak Allah.

✕  Sering dikira

Orang Kristen boleh membenci orang yang tidak seiman.

✓  Yang sebenarnya

Kita dipanggil untuk membenci dosa dan kejahatan, tetapi mengasihi orangnya (Matius 5:44). Daud sendiri memiliki hubungan dengan orang-orang yang kemudian menjadi musuhnya, tetapi ia tetap membedakan antara orang dan perbuatan.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 139:21

Apakah kita memiliki hati yang peka terhadap hal-hal yang menyakiti hati Allah? Kita dapat menyatakan kesetiaan kita dengan berani membela kebenaran dan tidak kompromi dengan dosa, namun tetap dengan kasih.

Ya Allah, tanamkan dalam hatiku kesetiaan kepada-Mu, dan berikan aku keberanian untuk memihak Engkau. Amin.