Tangan Menuntun di Laut

Mazmur 139:10

Di Mana pun, Tuhan Ada

di sana pun tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan-Mu memegang aku.

Mazmur 139:10 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 139:10?

Ayat ini melanjutkan pemikiran sebelumnya dengan menegaskan bahwa di mana pun kita berada, tangan Allah yang penuh kasih akan memimpin dan memegang kita dengan kuat, seperti seorang gembala memegang dombanya.

Latar belakang

Kebuntuan di Ujung Dunia

Daud membayangkan dirinya terbang ke ujung barat (laut) secepat fajar menyingsing. Namun di tempat paling terpencil itu, Tuhan tetap hadir dan siap menuntun.

Di mana

Yerusalem

Dalam perenungan, mungkin di bait Allah atau saat pelarian

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Daud

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengurapan sebagai raja
Puncak kejayaan Israel
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Mazmur, Daud

Raja Daud, gembala dan pemazmur, ~abad ke-10 SM

T

Kepada

TUHAN (Yahweh)

Allah Israel, pribadi yang disembah dan dipercaya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נחה

nacha · menuntun

Memimpin, membimbing, memberi arah

יד

yad · tangan

Tangan, kekuatan, kuasa

אחז

achaz · memegang

Menangkap, memegang erat

Kata 'tangan' menekankan kekuatan aktif, 'menuntun' menunjukkan arah, dan 'memegang' memberi rasa aman; artinya Tuhan mengarahkan dan menguatkan kita walau di tempat asing.

Tahukah kamu

Sayap Fajar

Ungkapan 'sayap fajar' adalah metafora puitis untuk cahaya matahari yang menyebar cepat ke seluruh bumi, bukan makhluk bersayap.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 139:10

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 139:10

✕  Sering dikira

'Di sana pun' berarti Tuhan pindah dari Yerusalem.

✓  Yang sebenarnya

Maksudnya Tuhan hadir di mana-mana, bukan terbatas tempat kudus.

✕  Sering dikira

Mencari 'ujung laut' adalah tugas yang harfiah.

✓  Yang sebenarnya

Ini hiperbola untuk tempat terjauh yang bisa dibayangkan.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 139:10

Allah tidak hanya hadir, tetapi juga aktif membimbing dan menopang kita. Saat kita merasa tersesat, ingatlah bahwa tangan-Nya yang kuat tidak akan melepaskan kita.

Bapa, peganglah tanganku dan tuntunlah aku di jalan-Mu, sehingga aku tidak takut tersesat. Amin.