Remuknya anak-anak Babel

Mazmur 137:9

Ratapan di tepi sungai Babel

PerikopKesedihan dan Harapan dalam Pengasingan · Mazmur 137:1-9 →
“Diberkatilah dia yang menangkap anak-anakmu dan menghancurkan mereka, pada bukit-bukit batu.”

Mazmur 137:9 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 137:9?

Mazmur 137:9 berbicara tentang kebahagiaan orang yang membalas Babel dengan membanting anak-anak mereka ke batu, gambaran kekejaman perang kuno. Ini adalah ekspresi kepahitan dan keinginan pembalasan yang sangat keras, yang sulit diterima secara moral, namun jujur tentang perasaan manusia.

Latar belakang

Permohonan yang keras

Ayat ini adalah yang paling keras: berbahagia orang yang membalas Babel dengan menghancurkan anak-anak mereka. Ini adalah ungkapan keputusasaan dan sakit hati yang mendalam dari orang yang dibuang, memohon keadilan setimpal.

Di mana

Babel

Di tepi sungai, dalam pembuangan

Kapan

~586 SM setelah pembuangan

Pembuangan dan Pemulihan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yerusalem dihancurkan Babel
Kembali dari pembuangan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur (kolektif bangsa Israel)

Orang Israel yang dibuang, terluka berat

P

Kepada

Pembaca/umat

Orang Israel yang ikut meratap

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אָחַז (achaz)

achaz · menangkap

Memegang, merebut, menangkap

עֹלָלַיִךְ (olalayikh)

olalayikh · anak-anakmu

Anak-anak kecil, bayi

נָפַץ (naphats)

nāphats · menghancurkan

Meremukkan, menghancurkan dengan membenturkan

Kata-kata ini melukiskan kekerasan yang diinginkan. Namun, ini adalah ungkapan penderitaan ekstrem, bukan perintah harfiah. Pemazmur memakai bahasa hiperbolis untuk mengungkapkan kepedihan.

Tahukah kamu

Batu adalah alat eksekusi

Di zaman kuno, menghantamkan bayi ke batu adalah cara brutal yang disebutkan dalam konteks perang. Ini menggambarkan kekejaman yang terjadi dalam peperangan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 137:9

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 137:9

✕  Sering dikira

Ini adalah perintah agar kita membunuh bayi.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah ratapan yang jujur, bukan perintah. Pemazmur mengungkapkan perasaan, bukan mengajarkan etika.

✕  Sering dikira

Tuhan senang dengan kekerasan semacam ini.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan mengizinkan manusia mengungkapkan kemarahan, tetapi Dia sendiri menegaskan bahwa pembalasan adalah hak-Nya.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 137:9

Ayat ini sangat keras dan sulit dicerna, tetapi mengingatkan kita bahwa Alkitab tidak menyembunyikan emosi manusia yang gelap. Kita bisa membawa segala kepahitan kita kepada Tuhan, tetapi kita juga harus belajar mengampuni, karena kita sendiri telah diampuni Kristus.

Ya Bapa, ampuni kami yang menyimpan kepahitan; karuniakanlah hati yang mampu mengampuni seperti Engkau telah mengampuni kami dalam Kristus. Amin.