Lidah yang Melekat
Mazmur 137:6
Ratapan di Tepi Sungai Babel
PerikopKesedihan dan Harapan dalam Pengasingan · Mazmur 137:1-9 →“Kiranya lidahku melekat pada langit-langit mulutku, jika aku tidak mengingatmu, jika aku tidak menjunjung Yerusalem mengatasi puncak sukacitaku.”Mazmur 137:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Biarlah lidahku melekat pada langit- langitku, jika aku tidak mengingat engkau, jika aku tidak jadikan Yerusalem puncak sukacitaku!”Mazmur 137:6 · TB
Terjemahan Baru
“Biarlah aku tak bisa lagi menyanyi jika aku melupakan engkau dan tidak menjadikan engkau kesukaanku!”Mazmur 137:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“If I do not remember thee, let my tongue cleave to the roof of my mouth; if I prefer not Jerusalem above my chief joy.”Mazmur 137:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 137:6?
Mereka rela diam dan tidak bisa berbicara jika tidak mengingat Yerusalem. 'Menjunjung Yerusalem mengatasi puncak sukacitaku' berarti menempatkan Yerusalem sebagai prioritas utama di atas kebahagiaan pribadi. Ini ungkapan cinta dan komitmen yang sangat dalam.
Latar belakang
Prioritas Tertinggi
Pemazmur melanjutkan sumpahnya: jika dia tidak mengingat Yerusalem dan tidak menjadikannya sukacita tertinggi, biarlah lidahnya melekat pada langit-langit mulut (tidak bisa bernyanyi). Ini menunjukkan bahwa Yerusalem bukan hanya kenangan, tetapi sumber sukacita yang utama.
Di mana
Babel
Tepi sungai di Babel, tempat pembuangan
Kapan
~586 SM
Pembuangan ke Babel
Yang berbicara
Pemazmur (orang Israel dalam pembuangan)
Seorang Lewi atau penyair, dibuang ke Babel
Kepada
Diri sendiri dan komunitas orang buangan
Sesama orang Israel yang ditawan di Babel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
זָכַר
zakar · mengingat
Mengingat, memperhatikan, merayakan dalam konteks perjanjian.
עָלָה
alah · menjunjung
Naik, mengangkat, meninggikan; di sini berarti menjadikan yang terutama.
שִׂמְחָה
simchah · sukacita
Kegembiraan, sukacita, kebahagiaan yang mendalam.
Kata 'mengingat' (zakar) bukan sekadar memori, tetapi tindakan aktif; 'mengangkat' dan 'sukacita' menunjukkan bahwa Yerusalem harus menjadi pusat kebahagiaan dan ibadah.
Tahukah kamu
Melekat pada Langit-langit
Dalam bahasa Ibrani, 'lidah melekat' bisa berarti kehilangan kemampuan bicara; ini adalah gambaran yang kuat tentang kehilangan identitas.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 137:6
Mazmur 137:5
Sumpah ingatan
“Jika aku melupakanmu, hai Yerusalem, kiranya tangan kananku melupakannya.”
Mazmur 122:6
Doa untuk Yerusalem
“Berdoalah untuk kesejahteraan Yerusalem: Biarlah orang-orang yang mencintaimu aman!”
Filipi 3:20
Kewargaan surgawi
“Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari sana juga kita menantikan Juruselamat.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 137:6
✕ Sering dikira
Dianggap bahwa Yerusalem adalah objek penyembahan.
✓ Yang sebenarnya
Yerusalem adalah simbol kehadiran Tuhan dan tempat ibadah, bukan disembah.
✕ Sering dikira
Sukacita hanya bisa ditemukan di tempat tertentu.
✓ Yang sebenarnya
Meskipun ada kerinduan, sukacita sejati bisa datang dari Tuhan di mana pun.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 137:6
Apa yang menjadi sumber sukacita terbesarmu? Jika bukan Tuhan, mungkin perlu dipertimbangkan ulang. Yerusalem bisa diumpamakan sebagai kerajaan Allah atau kehadiran Allah. Letakkan Dia di atas segalanya, maka kita akan menemukan sukacita sejati.
Tuhan, jadikan Engkau dan kehendak-Mu sebagai sukacita tertinggi dalam hidupku. Amin.