Lidah yang Membual
Mazmur 12:4
Kebohongan dan Janji Tuhan
“(12-5) Mereka yang berkata, “Dengan lidah, kami menjadi kuat. Bibir kami adalah milik kami. Siapa tuan kami?””Mazmur 12:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(12-5) dari mereka yang berkata: "Dengan lidah kami, kami menang! Bibir kami menyokong kami! Siapakah tuan atas kami?"”Mazmur 12:4 · TB
Terjemahan Baru
“(12-5) yang berkata, "Kami berkuasa dengan lidah kami! Apa saja dapat kami katakan, dan tak ada yang bisa menghalangi!"”Mazmur 12:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Who have said, With our tongue will we prevail; our lips are our own: who is lord over us?”Mazmur 12:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 12:4?
Orang-orang fasik berkata bahwa mereka akan menang dengan lidahnya dan tidak mau ada yang menjadi tuan atas mereka. Ini menunjukkan keangkuhan manusia yang menganggap diri mereka berkuasa dan independen dari Tuhan.
Latar belakang
Menghadapi pembual
Daud mengutuk orang-orang yang sombong yang mengandalkan kata-kata mereka. Mereka merasa tidak ada yang berkuasa atas mereka, bahkan Tuhan.
Di mana
Yerusalem
Dalam ibadah di Bait Suci
Kapan
~1000 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Daud
Raja Israel, pemazmur, kira-kira 1000 SM
Kepada
TUHAN
Allah Israel, yang mereka seru
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
לָשׁוֹן
lashon · lidah
Organ tubuh yang melambangkan ucapan dan kuasa kata-kata.
שָׂפָה
safah · bibir
Bibir, sering dipakai sebagai kiasan untuk perkataan.
אָדוֹן
adon · tuan
Tuan, penguasa, atau pemilik.
Kesombongan manusia terletak pada kemampuan bicara yang mereka anggap mandiri, tetapi Tuhan adalah Tuan yang sebenarnya atas lidah.
Tahukah kamu
Siapa tuan kami?
Pertanyaan retoris ini menunjukkan kesombongan manusia yang merasa tidak perlu tunduk kepada siapa pun, termasuk Tuhan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 12:4
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 12:4
✕ Sering dikira
Daud menganggap semua orang tidak setia, sehingga tidak ada orang baik.
✓ Yang sebenarnya
Ini hiperbola puitis yang menggambarkan situasi yang ekstrem, bukan pernyataan literal.
✕ Sering dikira
Pertanyaan 'Siapa tuan kami?' hanya diarahkan kepada manusia, bukan Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Pertanyaan ini sebenarnya menantang kekuasaan Tuhan, karena mereka tidak mau mengakui Tuhan sebagai tuan.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 12:4
Kesombongan sering membuat kita merasa tidak butuh Tuhan. Namun, pada akhirnya semua orang akan bertanggung jawab kepada-Nya. Rendahkanlah hatimu dan akui otoritas Tuhan atas hidupmu, jangan biarkan lidahmu mengucapkan hal-hal yang meninggikan diri sendiri.
Tuhan, ajar aku untuk rendah hati dan mengakui Engkau sebagai Tuhan atas hidupku, bukan mengandalkan kekuatanku sendiri. Amin.