Amarah atas orang fasik
Mazmur 119:52
Merenungkan Hukum TUHAN
“Aku mengingat hukum-hukum-Mu sejak purbakala, ya TUHAN, dan menghibur diriku sendiri.”Mazmur 119:52 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Aku ingat kepada hukum-hukum-Mu yang dari dahulu kala, ya TUHAN, maka terhiburlah aku.”Mazmur 119:52 · TB
Terjemahan Baru
“Aku ingat akan hukum-Mu yang ada sejak dahulu, maka terhiburlah hatiku, ya TUHAN.”Mazmur 119:52 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“I remembered thy judgments of old, O LORD; and have comforted myself.”Mazmur 119:52 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 119:52?
Pemazmur mengingat hukum-hukum Tuhan yang telah ada sejak dahulu kala dan mendapat penghiburan dari-Nya. Ini menunjukkan bahwa kebenaran firman Tuhan itu abadi dan dapat menjadi pegangan yang kokoh di segala zaman.
Latar belakang
Mengingat hukum untuk menghibur diri
Pemazmur merasa panas amarah terhadap orang fasik yang meninggalkan Taurat. Namun, ia berhenti mengingat hukum-hukum TUHAN dari masa lampau, dan itu menjadi penghiburan baginya.
Di mana
Yerusalem
Malam hari, kemungkinan di rumah atau tempat perenungan
Kapan
~1000 SM
Kerajaan Israel (Davidic)
Yang berbicara
Pemazmur
Orang saleh yang bergumul dengan penderitaan dan ingin taat
Kepada
TUHAN
Allah yang kekal, sumber hukum dan kebenaran
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חֵמָה
chemah · amarah
Kemarahan yang membara, sering dihubungkan dengan murka atau panas hati
אָחַז
'achaz · menguasai
Menangkap, memegang erat, atau menguasai
עָזַב
'azav · meninggalkan
Membiarkan, meninggalkan, atau melepaskan
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa amarah yang membara bisa menangkap dan menguasai seseorang, terutama ketika melihat orang lain meninggalkan kebenaran. Pemazmur meresponnya dengan mengingat hukum-hukum TUHAN, yang menjadi penghiburan bagi jiwanya.
Tahukah kamu
Hukum sebagai penghibur
Ini salah satu ayat yang menunjukkan bahwa merenungkan hukum TUHAN bisa menjadi sumber kenyamanan di tengah kesedihan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 119:52
Mazmur 119:136
Kesedihan atas ketidaktaatan
“Mataku mengalirkan arus air, karena mereka tidak memelihara taurat-Mu.”
Roma 12:19
Menyerahkan murka pada Tuhan
“Janganlah kamu membalas diri sendiri, tetapi berilah tempat kepada murka Allah.”
Amsal 14:30
Perbedaan hati tenang vs marah
“Hati yang tenang adalah hidup bagi tubuh, tetapi kecemburuan adalah kebusukan bagi tulang.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 119:52
✕ Sering dikira
Ayat ini membenarkan amarah terhadap orang fasik tanpa batas.
✓ Yang sebenarnya
Pemazmur memang merasa marah, tetapi ia mengarahkan amarah itu dengan merenungkan hukum TUHAN, bukan dengan membalas.
✕ Sering dikira
Hukum-hukum yang diingat hanyalah peraturan-peraturan kecil.
✓ Yang sebenarnya
Hukum-hukum di sini adalah seluruh ajaran TUHAN yang menjadi pedoman hidup, bukan sekadar aturan legalistik.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 119:52
Ketika kamu merasa bingung menghadapi perubahan zaman, tariklah kekuatan dari kebenaran firman Tuhan yang tidak pernah berubah. Renungkan bagaimana Tuhan setia memelihara umat-Nya sepanjang sejarah.
Tuhan, ingatkan aku akan kebenaran-Mu yang kekal dan hiburlah aku dengan firman-Mu, Amin.