Bibir yang Memuji
Mazmur 119:171
Terang Firman-Mu
“Bibirku akan mencurahkan pujian, karena Engkau mengajari aku ketetapan-ketetapan-Mu.”Mazmur 119:171 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Biarlah bibirku mengucapkan puji-pujian, sebab Engkau mengajarkan ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.”Mazmur 119:171 · TB
Terjemahan Baru
“Aku mau memuji Engkau selalu, sebab Engkau mengajar aku ketetapan-Mu.”Mazmur 119:171 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“My lips shall utter praise, when thou hast taught me thy statutes.”Mazmur 119:171 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 119:171?
Ayat ini menggambarkan hasil dari hubungan yang dekat dengan Tuhan: bibir yang memancarkan pujian. Ketika Tuhan mengajarkan ketetapan-Nya, hati kita dipenuhi dengan syukur sehingga pujian menjadi respons yang alami. Ini menunjukkan bahwa pembelajaran firman Tuhan mengubah cara kita berbicara dan bersikap.
Latar belakang
Pujian yang lahir dari pengajaran
Pemazmur berjanji bahwa bibirnya akan mencurahkan pujian, karena Allah telah mengajarnya ketetapan-ketetapan-Nya. Ini menunjukkan bahwa pengajaran ilahi menghasilkan respons pujian yang spontan.
Di mana
Yerusalem
Di bait suci, saat matahari terbit
Kapan
~10 SM
Pembuangan ke Babel telah berakhir, masa pemulihan
Yang berbicara
Pemazmur
Penyembah yang setia, sedang menghadapi tekanan
Kepada
TUHAN
Allah Israel, yang setia pada firman-Nya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שְׂפָתַי
sefatai · bibirku
organ bicara, mulut sebagai alat ekspresi
נָבַע
nava · mencurahkan
memancar, mengalir deras seperti mata air
תְּהִלָּה
tehillah · pujian
pujian yang riang, nyanyian syukur
Kombinasi 'bibir' yang 'mencurahkan' 'pujian' menunjukkan bahwa pujian bukan hanya ucapan, tetapi luapan hati yang melimpah, seperti air dari sumber yang hidup.
Tahukah kamu
Kata 'mencurahkan' yang Hidup
Dalam bahasa Ibrani, 'mencurahkan' (nava) berarti 'mengalir seperti air', menunjukkan pujian yang berlimpah dan alami.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 119:171
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 119:171
✕ Sering dikira
Pujian hanya dilakukan di gereja atau saat ibadah.
✓ Yang sebenarnya
Pemazmur menunjukkan pujian adalah respons seumur hidup terhadap pengajaran Allah.
✕ Sering dikira
Pujian harus menunggu sampai kita merasa baik.
✓ Yang sebenarnya
Pemazmur bertekad untuk memuji, terlepas dari situasi, karena Allah layak dipuji.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 119:171
Luangkan waktu untuk belajar firman Tuhan setiap hari, dan biarkan hal itu mengisi hatimu. Dengan demikian, perkataanmu akan secara alami menjadi pujian dan berkat bagi orang lain.
Tuhan, ajarlah aku ketetapan-ketetapan-Mu agar bibirku selalu memancarkan pujian kepada-Mu. Amin.