Belas kasihan Tuhan di tengah penderitaan
Mazmur 119:156
Mazmur 119: Hidup dalam Firman Tuhan
“Besar belas kasihan-Mu, ya TUHAN, hidupkan aku sesuai dengan hukum-hukum-Mu.”Mazmur 119:156 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Rahmat-Mu berlimpah, ya TUHAN, hidupkanlah aku sesuai dengan hukum-hukum-Mu.”Mazmur 119:156 · TB
Terjemahan Baru
“Sungguh besar belas kasihan-Mu, ya TUHAN, selamatkanlah aku sesuai dengan keadilan-Mu.”Mazmur 119:156 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Great are thy tender mercies, O LORD: quicken me according to thy judgments.”Mazmur 119:156 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 119:156?
Mazmur 119:156 memuji kebesaran belas kasihan Tuhan dan memohon hidup berdasarkan hukum-hukum-Nya. Ini menunjukkan bahwa belas kasihan Allah tidak terbatas dan menjadi sumber kehidupan bagi umat-Nya.
Latar belakang
Permohonan untuk Dihidupkan
Pemazmur berada dalam kondisi tertekan, mungkin karena dosa atau musuh, dan merindukan campur tangan Tuhan. Dia menyadari bahwa hanya belas kasihan Tuhan yang bisa memulihkan dan memberi hidup, sesuai dengan hukum-hukum-Nya.
Di mana
Yerusalem
Tempat ibadah atau saat teduh pribadi
Kapan
~500 SM
Perjanjian Lama
Yang berbicara
Pemazmur
Orang beriman yang bergumul, merindukan pertolongan Tuhan.
Kepada
TUHAN
Allah Israel, sumber kasih setia dan hukum.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רַחֲמִים
rachamim · belas kasihan
Kasih yang dalam dan lembut, seperti kasih ibu.
רַב
rav · besar
Banyak, berlimpah, atau hebat.
מִשְׁפָּטִים
mishpatim · hukum-hukum-Mu
Keputusan atau peraturan yang adil dari Tuhan.
Ketiganya menunjukkan bahwa belas kasihan Tuhan itu berlimpah dan nyata dalam keputusan-Nya yang adil, memberi harapan bahwa Tuhan akan memulihkan.
Tahukah kamu
Banyaknya Kasih Setia
Kata 'belas kasihan' di ayat ini (racham) berakar dari kata 'rahim', menggambarkan kasih yang lembut dan mendalam seperti kasih ibu kepada anaknya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 119:156
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 119:156
✕ Sering dikira
Mengira belas kasihan Tuhan hanya untuk orang yang sudah sempurna.
✓ Yang sebenarnya
Pemazmur meminta belas kasihan karena ia sadar akan kelemahannya.
✕ Sering dikira
Berpikir hukum-hukum Tuhan itu keras dan tanpa belas kasihan.
✓ Yang sebenarnya
Hukum-hukum Tuhan sebenarnya adalah jalan hidup yang penuh belas kasihan.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 119:156
Tuhan itu penuh belas kasihan, tidak peduli seberapa besar kegagalan kita. Kita bisa datang kepada-Nya dengan berani, karena Dia ingin memberi hidup. Izinkan belas kasihan-Nya memulihkan dan menguatkan kita hari ini.
Tuhan, besarlah belas kasihan-Mu, hidupkanlah aku sesuai dengan hukum-hukum-Mu, dan biarlah kasih-Mu memulihkanku. Amin.