Hakim yang Dipanggil

Mazmur 109:6

Doa agar Lawan Mendapat Hakim

PerikopDoa Orang yang Difitnah · Mazmur 109:1-31 →
“Tentukan satu orang fasik melawan dia, dan biarkan seorang pendakwa berdiri di sebelah kanannya.”

Mazmur 109:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 109:6?

Mazmur 109:6 adalah permohonan Daud agar Allah menghakimi musuhnya: menunjuk seorang fasik untuk melawannya dan seorang penuduh berdiri di sebelah kanannya. Ini adalah seruan untuk keadilan ilahi, meminta agar musuhnya menerima hukuman yang setimpal.

Latar belakang

Permintaan yang Sulit

Ayat ini mulai meminta keadilan yang keras: 'Tentukan satu orang fasik melawan dia, dan biarkan seorang pendakwa berdiri di sebelah kanannya.' Ini adalah bentuk doa imprekasi (meminta kutuk) yang menuai perdebatan, karena sangat keras terhadap musuh.

Di mana

Yerusalem

Dalam doa, di hadapan Allah

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Daud

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pemazmur difitnah
Doa kutukan bagi lawan
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud (atau pemazmur lain)

Raja Israel, penyair, doa ini adalah ratapan

T

Kepada

TUHAN (YHWH)

Hakim yang adil atas seluruh bumi

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רָשָׁע

rasha' · Fasik

Orang yang bersalah, berdosa, atau tidak benar di hadapan hukum

שָׂטָן

satan · Pendakwa

Penuduh, lawan di pengadilan; bisa merujuk pada sosok spiritual

עָמַד

amad · Berdiri

Berdiri tegak, siap bertindak atau bersaksi

Rasha' (orang fasik) dan satan (penuduh) adalah istilah hukum di pengadilan. Pemazmur meminta agar kejahatan lawannya dibuka di pengadilan — bukan main hakim sendiri, tetapi menyerahkan kepada Allah sebagai Hakim.

Tahukah kamu

Kata 'pendakwa' sama dengan 'satan'

Kata 'pendakwa' di ayat ini adalah kata Ibrani 'satan', yang berarti 'penuduh'. Di kitab Ayub, setan bertindak sebagai penuduh di pengadilan surga.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 109:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 109:6

✕  Sering dikira

Ayat ini mengajarkan kita untuk mengutuk musuh kita sendiri.

✓  Yang sebenarnya

Mazmur ini adalah doa yang diserahkan kepada Allah; pemazmur tidak melaksanakan sendiri, tetapi meminta Allah menjadi Hakim.

✕  Sering dikira

Doa seperti ini bertentangan dengan ajaran Yesus tentang mengasihi musuh.

✓  Yang sebenarnya

Yesus sendiri mengutip Mazmur ini dan mengajarkan untuk menyerahkan keadilan kepada Allah; ini adalah ekspresi kejujuran di hadapan Allah, bukan perintah untuk membenci.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 109:6

Ada saatnya kita ingin melihat keadilan ditegakkan atas mereka yang bersalah. Daud mempercayakan perkara ini kepada Tuhan, bukan main hakim sendiri. Kita pun bisa berdoa meminta keadilan, tetapi tetap menyerahkan hasilnya kepada Tuhan yang adil.

Tuhan, Engkau adalah hakim yang adil; tegakkanlah keadilan atas segala ketidakadilan yang kualami, Amin.