Meminjamkan kepada Tuhan

Amsal 19:17

Hikmat untuk Hidup Benar

Orang yang berbelaskasihan kepada orang miskin memberi pinjaman kepada TUHAN, dan Dia akan membalasnya atas perbuatannya itu.

Amsal 19:17 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amsal 19:17?

Memberi bantuan kepada orang miskin dianggap sebagai meminjamkan kepada TUHAN, dan Tuhan akan membalasnya. Ini mengajarkan bahwa tindakan belas kasihan kepada sesama adalah investasi rohani yang dijamin akan dibalas oleh Tuhan, meskipun orang miskin tidak mampu membalas.

Latar belakang

Kasih kepada Orang Miskin

Ayat ini mengajarkan bahwa menolong orang miskin adalah tindakan yang diperhitungkan Tuhan sebagai pinjaman kepadanya. Tuhan akan membalas kebaikan itu.

Di mana

Yerusalem

Pengajaran di lingkungan istana

Kapan

~950 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Puncak kemakmuran Israel
Zaman para nabi
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Salomo

Raja Israel, ~950 SM, penulis Amsal.

P

Kepada

Pembaca Amsal

Mereka yang memiliki harta dan ingin hidup bijak.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חָנַן

chanan · berbelaskasihan

menunjukkan kasih karunia atau belas kasihan secara sukarela

דַּל

dal · miskin

lemah, bergantung, atau kurang mampu secara sosial-ekonomi

לָוָה

lavah · memberi pinjaman

memberikan pinjaman, yang di sini bermakna investasi rohani

Belas kasihan kepada yang lemah adalah investasi yang dijamin Tuhan, bukan sekadar sumbangan; Tuhan menjadi 'debitur' yang setia membayar.

Tahukah kamu

Pinjaman kepada Tuhan

Dalam budaya Timur Dekat kuno, memberi kepada orang miskin dianggap sebagai perbuatan yang mendatangkan berkat dari dewa. Di sini, Tuhan sendiri menjadi penjamin.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 19:17

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amsal 19:17

✕  Sering dikira

Ini berarti kita bisa 'meminjamkan' kepada Tuhan untuk mendapatkan keuntungan materi.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan membalas, tetapi tidak selalu dalam bentuk materi; bisa berupa berkat rohani atau kepuasan.

✕  Sering dikira

Hanya orang kaya yang bisa berbelas kasihan.

✓  Yang sebenarnya

Semua orang bisa bermurah hati dalam kapasitasnya, bahkan dengan waktu atau perhatian.

Renungan

Renungan Singkat Amsal 19:17

Mari kita peka terhadap kebutuhan orang di sekitar kita. Ketika kita memberi dengan tulus—baik waktu, tenaga, atau materi—kita sedang menabur di hadapan Tuhan. Percayalah bahwa Tuhan tidak akan melupakan kebaikan kita; walaupun balasan-Nya mungkin tidak langsung, pasti ada.

Tuhan, tanamkan dalam hatiku belas kasihan untuk orang miskin, dan yakinlah bahwa memberi adalah meminjamkan kepada-Mu, Amin.