Lidah-lidah jahat

Mazmur 109:2

Fitnah yang Menyakitkan

Sebab, mulut orang fasik dan mulut penipu menganga terhadap aku, mereka telah berbicara terhadapku dengan lidah dusta.

Mazmur 109:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 109:2?

Mazmur 109:2 menggambarkan bagaimana orang fasik dan penipu menyerang Daud dengan kata-kata dusta. Mereka membuka mulut melawan dia dan berbicara bohong. Ini menunjukkan penderitaan Daud akibat fitnah dan kebohongan yang dilontarkan musuh-musuhnya.

Latar belakang

Serangan Kata-Kata

Daud menggambarkan bagaimana orang fasik dan penipu membuka mulut mereka lebar-lebar seperti binatang buas, mengucapkan kebohongan untuk menyerangnya. Mereka mengepungnya dengan perkataan penuh kebencian.

Di mana

Yerusalem

Di antara para musuh yang berkumpul

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Fitnah mulai tersebar
Daud berdoa meminta keadilan
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Israel, pemazmur, sedang difitnah

A

Kepada

Allah

TUHAN, Allah Israel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רָשָׁע

rasha · fasik

orang jahat, yang bersalah di hadapan Allah

מִרְמָה

mirmah · penipu

kecurangan, tipu daya

כָּזָב

kazav · dusta

kebohongan, hal yang tidak benar

Kombinasi 'fasik' dan 'penipu' menunjukkan bahwa serangan mereka berasal dari karakter yang jahat, dan menggunakan kebohongan sebagai senjata. Ini bukan sekadar beda pendapat, tetapi kejahatan yang terencana.

Tahukah kamu

Mulut 'menganga'

Dalam bahasa Ibrani, kata 'menganga' berasal dari kata yang sama untuk 'membuka lebar' seperti rahang binatang, menunjukkan keganasan serangan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 109:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 109:2

✕  Sering dikira

Menganggap Daud membesar-besarkan masalahnya.

✓  Yang sebenarnya

Fitnah dan kebohongan memang menyakitkan, dan Daud jujur mengungkapkan pergumulannya di hadapan Allah.

✕  Sering dikira

Mengira semua yang menentang Daud adalah musuh Allah.

✓  Yang sebenarnya

Daud tidak menghakimi mereka, tetapi menyerahkan keadilan kepada Allah.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 109:2

Ketika kita difitnah atau dibohongi, kita bisa merasa hancur. Tetapi seperti Daud, kita bisa membawa sakit hati kita kepada Tuhan, karena Dia tahu kebenaran. Jangan membalas dengan kebohongan, tetapi serahkan kepada Tuhan yang melihat segala sesuatu.

Tuhan, Engkau tahu kebenaran tentang hidupku; lindungilah aku dari lidah dusta dan fitnah, Amin.