Musa Menjadi Penengah

Mazmur 106:23

Mazmur 106: Kasih Setia Tuhan di Tengah Pemberontakan

PerikopKegagalan Israel dan Anugerah TUHAN · Mazmur 106:1-48 →
“Karena itu, Dia mengatakan bahwa Dia akan menghancurkan mereka jika Musa, orang pilihan-Nya, tidak berdiri saat pelanggaran itu terjadi di hadapan-Nya sehingga memadamkan murka-Nya untuk menghancurkan mereka.”

Mazmur 106:23 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 106:23?

Ayat ini menggambarkan murka Allah yang sangat besar terhadap dosa Israel, bahkan Dia berniat menghancurkan mereka. Namun, Musa berdiri di hadapan Allah sebagai perantara dan memadamkan murka itu. Ini menunjukkan kuasa doa dan syafaat seseorang yang berkenan di hadapan Allah.

Latar belakang

Murka Allah dicegah oleh Musa

Allah berniat menghancurkan umat karena penyembahan berhala mereka, tetapi Musa berdiri di hadapan Allah sebagai penengah dan memadamkan murka-Nya. Ini menunjukkan kuasa doa syafaat dan belas kasihan Allah.

Di mana

Yerusalem

Di Bait Suci saat ibadah umum

Kapan

~450 SM

Setelah pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kembali dari pembuangan
Pembaharuan perjanjian oleh Ezra
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Penyembah Israel yang setia, mungkin seorang imam atau Lewi

U

Kepada

Umat Israel

Orang-orang yang berkumpul untuk beribadah dan mengaku dosa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עָמַד

amad · berdiri

Berdiri teguh, mengambil posisi untuk bertindak

פֶּרֶץ

perets · pelanggaran

Pelanggaran, suatu keretakan atau kehancuran hubungan

שׁוּב

shuv · memadamkan

Berbalik, memalingkan murka, membuat berhenti

Musa tidak hanya berdoa, tetapi 'berdiri' di celah pelanggaran, dan Allah 'berbalik' dari murka-Nya. Ini menunjukkan bahwa syafaat yang setia dapat mengubah situasi.

Tahukah kamu

Berdiri di hadapan-Nya

Frasa 'berdiri di hadapan-Nya' adalah istilah untuk melayani sebagai imam atau perantara. Musa bertindak seperti imam bagi bangsa itu, meskipun ia bukan dari suku Lewi.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 106:23

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 106:23

✕  Sering dikira

Menganggap bahwa Allah berubah pikiran karena Musa memaksa-Nya.

✓  Yang sebenarnya

Allah yang berdaulat memilih untuk mendengar doa Musa, menunjukkan kasih-Nya yang ingin menyelamatkan.

✕  Sering dikira

Menganggap bahwa manusia dapat mengendalikan Allah dengan doa.

✓  Yang sebenarnya

Doa syafaat adalah kerja sama dengan kehendak Allah, bukan memaksa Dia.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 106:23

Kita dapat belajar dari Musa untuk menjadi pendoa syafaat bagi orang lain yang sedang dalam kesulitan atau dosa. Doa kita bisa menjadi jembatan yang menahan murka Allah dan membawa belas kasihan bagi sesama. Jadilah pribadi yang peka untuk berdoa bagi mereka yang membutuhkan.

Tuhan, jadikan aku pendoa yang setia seperti Musa, yang berani berdiri di hadapan-Mu untuk orang lain; pakailah doaku untuk membawa damai dan pemulihan. Amin.