Menghina Negeri Kesukaan

Mazmur 106:24

Mazmur 106: Akibat Ketidakpercayaan

Kemudian, mereka menghina negeri kesukaan itu, mereka tidak memercayai firman-Nya.

Mazmur 106:24 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 106:24?

Ayat ini mengkritik Israel karena menghina 'negeri kesukaan' (tanah Kanaan yang dijanjikan) dan tidak mempercayai firman Allah. Mereka tidak percaya bahwa Allah akan memberikan negeri itu, dan bahkan meremehkannya. Ini adalah sikap tidak percaya terhadap janji Allah.

Latar belakang

Menolak negeri yang dijanjikan

Nenek moyang Israel menghina negeri Kanaan yang indah yang dijanjikan Allah, dan tidak percaya pada firman-Nya bahwa Dia akan memberikan negeri itu. Akibatnya, mereka dihukum mengembara di padang belantara.

Di mana

Yerusalem

Di Bait Suci saat ibadah umum

Kapan

~450 SM

Setelah pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kembali dari pembuangan
Pembaharuan perjanjian oleh Ezra
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Penyembah Israel yang setia, mungkin seorang imam atau Lewi

U

Kepada

Umat Israel

Orang-orang yang berkumpul untuk beribadah dan mengaku dosa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מָאַס

ma'as · menghina

Menolak, membuang, menganggap rendah

אֶרֶץ חֶמְדָּה

erets chemdah · negeri kesukaan

Tanah yang berharga, yang diinginkan, yang indah

אָמַן

aman · memercayai

Percaya, setia, yakin pada firman

Menghina negeri yang indah adalah karena tidak mempercayai janji Allah. Ketidakpercayaan membuat mereka meremehkan berkat yang sudah disediakan.

Tahukah kamu

Negeri kesukaan

Istilah 'negeri kesukaan' menggambarkan tanah Kanaan sebagai negeri yang indah dan diinginkan, tetapi bangsa itu justru meremehkannya karena takut pada penduduknya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 106:24

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 106:24

✕  Sering dikira

Menganggap bahwa Allah terlalu keras menghukum mereka karena hanya sekali tidak percaya.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah puncak dari serangkaian pemberontakan dan ketidakpercayaan yang berulang.

✕  Sering dikira

Menganggap negeri kesukaan hanya sebagai tanah fisik, bukan gambaran berkat rohani.

✓  Yang sebenarnya

Dalam Perjanjian Baru, negeri itu menjadi gambaran warisan dan perhentian yang disediakan Allah bagi umat-Nya.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 106:24

Kita mungkin 'menghina' janji-janji Allah ketika kita meragukan bahwa Dia akan memenuhi rencana-Nya dalam hidup kita. Hindari sikap pesimis dan tidak percaya; sebaliknya, sandarkanlah hidupmu pada firman-Nya yang pasti, sekalipun kelihatannya mustahil.

Ya Tuhan, maafkan aku bila aku meragukan janji-janji-Mu; karuniakanlah iman yang teguh untuk percaya bahwa Engkau setia menepati setiap firman-Mu. Amin.