Penciptaan Dunia oleh TUHAN

Mazmur 102:25

Doa Orang yang Menderita

(102-26) Dahulu, Engkau meletakkan dasar bumi; langit itu pekerjaan tangan-Mu.

Mazmur 102:25 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 102:25?

Di tengah penderitaan dan perasaan umur yang singkat, pemazmur berseru kepada Allah agar tidak diambil di pertengahan hidupnya. Ia mengingatkan bahwa tahun-tahun Allah kekal dari generasi ke generasi, kontras dengan hidup manusia yang fana.

Latar belakang

Mengingat Kekekalan TUHAN

Pemazmur, di tengah penderitaan yang membuatnya merasa hidupnya singkat, mengingat bahwa TUHAN adalah Pencipta yang kekal. Ia menyatakan bahwa TUHAN telah meletakkan dasar bumi dan menciptakan langit, kontras dengan hidupnya yang fana.

Di mana

Yerusalem

Dalam doa, mengenang karya penciptaan TUHAN

Kapan

~950 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Doa penderitaan
Kekekalan TUHAN
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Orang yang menderita, berdoa kepada TUHAN

T

Kepada

TUHAN

Allah yang kekal, pencipta langit dan bumi

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

לְפָנִים

lefanim · dahulu

pada zaman dahulu, sebelum segala sesuatu

יָסַד

yasad · meletakkan dasar

mendirikan, meletakkan fondasi

אֶרֶץ

erets · bumi

tanah, dunia

Kata-kata ini menunjukkan bahwa TUHAN adalah Allah yang bertindak pada awal waktu, meletakkan fondasi bumi—sebuah dasar yang kokoh bagi iman pemazmur.

Tahukah kamu

Penciptaan Langit dan Bumi

Dalam Kejadian 1:1, penciptaan langit dan bumi adalah tindakan pertama Allah. Di sini, pemazmur mengingat bahwa Allah yang sama yang meletakkan dasar bumi adalah Allah yang mendengar doanya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 102:25

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 102:25

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya tentang penciptaan fisik, bukan tentang kekekalan Allah.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini menegaskan kekekalan Allah di tengah kefanaan manusia, bukan sekadar fakta penciptaan.

✕  Sering dikira

Pemazmur sedang berbicara tentang dirinya sendiri sebagai pencipta.

✓  Yang sebenarnya

Pemazmur berbicara tentang TUHAN sebagai Pencipta, bukan dirinya sendiri.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 102:25

Saat merasa hidup terlalu singkat atau pencapaian belum selesai, kita bisa jujur kepada Allah seperti pemazmur. Ingatlah bahwa Allah tidak terbatas oleh waktu; Dia sanggup memelihara kita melewati setiap musim.

Ya Allah, jangan ambil aku di pertengahan umurku, tetapi biarlah tahun-tahun-Mu yang kekal menjadi kekuatanku. Amin.