Yesus melihat dan merasa kasihan
Matius 9:36
Pengampunan, Pemanggilan, dan Mujizat
“Ketika Yesus melihat orang banyak itu, Dia merasa kasihan kepada mereka karena mereka lelah dan terlantar seperti domba-domba tanpa gembala.”Matius 9:36 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.”Matius 9:36 · TB
Terjemahan Baru
“Waktu Yesus melihat orang banyak itu, Ia kasihan kepada mereka, sebab mereka kebingungan dan tidak berdaya, seperti domba yang tidak punya gembala.”Matius 9:36 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Waktu melihat orang banyak yang datang kepada-Nya itu, Yesus merasa sangat kasihan kepada mereka karena mereka dalam kesusahan dan amat memerlukan pertolongan, seperti kawanan domba yang tidak mempunyai gembala.”Matius 9:36 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But when he saw the multitudes, he was moved with compassion on them, because they fainted, and were scattered abroad, as sheep having no shepherd.”Matius 9:36 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 9:36?
Yesus melihat orang banyak dan tergerak oleh belas kasihan karena mereka 'lelah dan terlantar seperti domba tanpa gembala'. Ini menunjukkan hati Yesus yang penuh kasih terhadap orang-orang yang tersesat dan tidak terurus.
Latar belakang
Belas kasihan yang menggerakkan tindakan
Kata Yunani yang dipakai — splagchnizomai — bukan sekadar 'merasa kasihan' dalam arti simpati ringan. Ini kata yang menggambarkan perasaan yang begitu dalam sampai terasa di perut. Yesus tidak hanya melihat kerumunan secara abstrak — Dia melihat kondisi mereka yang lelah dan terlantar, dan ini mempengaruhi-Nya secara fisik-emosional.
Di mana
Galilea
Yesus melihat orang banyak yang mengikuti dan mengelilingi-Nya
Kapan
~30 M
Motivasi di balik pelayanan aktif Yesus
Yang berbicara
Matius (narator)
Mengungkap motivasi terdalam pelayanan Yesus
Kepada
Pembaca Injil
Yang perlu mengenal hati Yesus, bukan hanya tindakan-Nya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐσπλαγχνίσθη
esplanchnisthē · felt compassion
Merasa kasihan mendalam — harfiah: hati pencernaan tergerak
ἐσκυλμένοι
eskulmenoi · harassed
Dianiaya/lelah — seperti kulit yang dikelupas
πρόβατα μὴ ἔχοντα ποιμένα
probata mē echonta poimena · sheep without a shepherd
Domba tanpa gembala — gambar kerentanan dan keterabaian total
Esplanchnisthē (belas kasihan yang paling dalam) muncul karena melihat eskulmenoi (yang terluka) seperti probata mē echonta poimena (domba tanpa gembala) — misi lahir dari hati, bukan kewajiban.
Tahukah kamu
Splagchnizomai adalah kata yang paling intens untuk 'kasihan' dalam PB
Kata ini hanya dipakai untuk Yesus (dalam narasi Injil) dan dalam perumpamaan-perumpamaan-Nya (ayah dengan anak yang hilang, raja yang mengampuni utang). Ini level belas kasihan tertinggi yang ada dalam kosakata Yunani — bukan simpati dangkal tapi keterlibatan emosional yang terdalam.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 9:36
Bilangan 27:17
Gambaran domba tanpa gembala dalam PL
“...supaya umat TUHAN jangan seperti domba-domba yang tidak bergembala.”
Yehezkiel 34:5-6
Konteks PL tentang pemimpin yang gagal menggembalakan
“Dengan tidak ada gembala mereka berserakan... menjadi makanan binatang buas...”
Markus 6:34
Pola yang sama: melihat → belas kasihan → bertindak
“...Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 9:36
✕ Sering dikira
Yesus kasihan hanya kepada orang-orang yang sudah rohani
✓ Yang sebenarnya
Objek belas kasihan-Nya adalah orang banyak yang lelah dan terlantar — bukan orang-orang yang sudah rajin beribadah.
✕ Sering dikira
'Seperti domba tanpa gembala' berarti mereka tidak punya pemimpin agama
✓ Yang sebenarnya
Mereka punya banyak pemimpin agama (Farisi, imam, ahli Taurat) — masalahnya adalah para pemimpin itu tidak benar-benar menggembalakan mereka.
Renungan
Renungan Singkat Matius 9:36
Di tengah kesibukan, luangkan waktu untuk melihat orang-orang di sekitarmu. Apakah ada yang sedang lelah, tersesat, atau terlantar? Biarkan hati kita tergerak untuk peduli, bukan hanya sibuk dengan diri sendiri.
Tuhan, beri aku hati yang penuh belas kasihan seperti Yesus, agar aku peka terhadap kebutuhan orang lain dan mau menolong. Amin.