Orang macam apa Dia ini?
Matius 8:27
Mujizat-Mujizat di Galilea
“Orang-orang itu terheran-heran dan berkata, “Orang macam apakah Dia ini, bahkan angin dan danau pun mematuhi-Nya?””Matius 8:27 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan heranlah orang-orang itu, katanya: "Orang apakah Dia ini, sehingga angin dan danaupun taat kepada-Nya?"”Matius 8:27 · TB
Terjemahan Baru
“Pengikut-pengikut Yesus heran. Mereka berkata, "Orang apakah Dia ini, sampai angin dan ombak pun menuruti perintah-Nya!"”Matius 8:27 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Mereka terheran-heran dan berkata, “Wah, orang macam apa dia ini?! Bahkan angin dan danau pun taat kepadanya.””Matius 8:27 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But the men marvelled, saying, What manner of man is this, that even the winds and the sea obey him!”Matius 8:27 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 8:27?
Orang-orang yang menyaksikan mujizat itu heran dan bertanya, 'Orang macam apakah Dia ini?' Ini mengungkapkan kebingungan dan kekaguman mereka terhadap kuasa Yesus yang melampaui manusia biasa.
Latar belakang
Pertanyaan yang belum mereka jawab
Reaksi murid-murid setelah mujizat ini bukan syukur atau pujian — tapi pertanyaan yang menggantung penuh ketakjuban: 'Orang macam apa Dia ini?' Ini adalah pertanyaan inti yang seluruh Injil Matius coba jawab. Mereka sudah mengikut-Nya, tapi ternyata mereka belum benar-benar mengenal siapa Dia.
Di mana
Danau Galilea, di tengah danau
Di atas perahu yang kini tenang · baru saja badai berlalu
Kapan
~28 M
Pelayanan awal di Galilea
Yang berbicara
Orang-orang (murid-murid) di perahu
Kelompok pengikut Yesus yang baru menyaksikan mujizat
Kepada
Satu sama lain
Saling bertanya dalam ketakjuban
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐθαύμασαν
ethaúmasan · terheran-heran
Aorist dari thaumázō — takjub, kagum mendalam; emosi yang melampaui sekadar terkesan.
ποταπός
potapós · orang macam apakah
Dari asal mana/jenis apa — bukan sekadar 'siapa' tapi 'dari genus/kategori apa'; pertanyaan yang menyelidiki identitas esensial.
ὑπακούουσιν
hupakoúousin · mematuhi
Present dari hupakouō — taat/patuh; bahwa angin dan danau 'mendengar dan mematuhi' Yesus menunjukkan otoritas yang melampaui alam.
Pertanyaan potapós (dari kategori mana?) menunjukkan mereka tidak punya kotak yang cukup besar untuk Yesus. Bahwa angin dan danau hupakoúousin (taat pada perintah-Nya) membuat mereka menyadari Yesus melampaui semua kategori rabi, nabi, atau manusia biasa.
Tahukah kamu
Pertanyaan yang sama dari sisi berbeda
Orang Farisi bertanya 'Siapa orang ini?' dengan nada mencari kesalahan. Murid-murid bertanya 'Orang macam apa Dia?' dengan nada kagum. Pertanyaannya serupa tapi motivasinya berbeda — dan Matius sedang mengajak pembaca untuk memilih posisi mana yang akan mereka ambil.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 8:27
Mazmur 65:8
Allah menguasai laut
“Orang-orang yang diam di ujung-ujung bumi takut terhadap tanda-tanda-Mu; tempat terbitnya pagi dan petang Kau jadikan bersorak-sorai.”
Matius 16:15
pertanyaan identitas Yesus
“Lalu Yesus bertanya kepada mereka: Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?”
Markus 4:41
paralel pertanyaan di Markus
“Mereka menjadi sangat takut dan berkata seorang kepada yang lain: Siapa gerangan orang ini, sehingga angin dan danau pun taat kepada-Nya?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 8:27
✕ Sering dikira
Pertanyaan ini menunjukkan murid-murid tidak percaya kepada Yesus
✓ Yang sebenarnya
Ketakjuban (thaumázō) adalah respons iman yang bertumbuh — mereka sedang memproses perjumpaan dengan sesuatu yang jauh melampaui pemahaman mereka.
✕ Sering dikira
'Angin dan danau mematuhi' berarti Yesus adalah dewa alam
✓ Yang sebenarnya
Dalam Perjanjian Lama, TUHAN-lah yang menguasai laut (Mazmur 89, 107). Matius menghubungkan Yesus dengan TUHAN — bukan dengan dewa-dewa alam kafir.
Renungan
Renungan Singkat Matius 8:27
Pertanyaan ini mengundang kita untuk terus mengenal siapa Yesus sebenarnya. Saat melihat karya-Nya dalam hidup kita, mari merenung dan bertumbuh dalam pengenalan akan Dia.
Tuhan Yesus, bukalah mataku untuk mengenal-Mu lebih dalam, sehingga aku semakin kagum dan percaya kepada-Mu. Amin.