Yesus Datang dari Galilea
Matius 3:13
Baptisan Yesus
“Kemudian, Yesus datang dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya.”Matius 3:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka datanglah Yesus dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya.”Matius 3:13 · TB
Terjemahan Baru
“Pada waktu itu Yesus pergi dari Galilea ke Sungai Yordan. Di sana Ia datang pada Yohanes dan minta dibaptis.”Matius 3:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian Yesus berangkat dari Galilea ke sungai Yordan dan meminta Yohanes untuk membaptis-Nya.”Matius 3:13 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then cometh Jesus from Galilee to Jordan unto John, to be baptized of him.”Matius 3:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 3:13?
Ayat ini mencatat bahwa Yesus datang dari Galilea ke Sungai Yordan untuk dibaptis oleh Yohanes. Ini menunjukkan bahwa Yesus, meskipun tidak berdosa, rela merendahkan diri dan mengikuti langkah baptisan sebagai tanda kesediaan untuk mengidentifikasi diri dengan umat manusia dan memulai pelayanan-Nya.
Latar belakang
Perjalanan sekitar 120 km demi satu tujuan
Yesus berjalan dari Galilea ke Yordan — sekitar 3-4 hari perjalanan. Ini bukan perjalanan iseng atau impulsif. Yesus datang dengan satu tujuan yang sangat jelas: untuk dibaptis oleh Yohanes. Momen ini menandai akhir 30 tahun 'kehidupan tersembunyi' Yesus di Nazaret dan awal pelayanan publik-Nya.
Di mana
Sungai Yordan, dekat Bethabara
Tempat baptisan Yohanes — tempat yang ramai, bukan pertemuan pribadi
Kapan
~27-28 M
Pembaptisan Yesus — awal pelayanan publik-Nya
Yang berbicara
Matius (narator)
Menulis momen paling dramatis dalam pasal ini
Kepada
Pembaca Injil Matius
Pembaca yang menyaksikan pertemuan dua tokoh besar
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
παραγίνεται
paraginetai · came / arrived
Datang atau tiba — kata yang sama dipakai untuk kemunculan Yohanes di ayat 1. Matius membuat paralel yang disengaja
Γαλιλαίας
Galilaias · Galilee
Galilea — wilayah utara yang dianggap pinggiran, bukan pusat agama. Mesias datang bukan dari Yerusalem tapi dari 'daerah orang bukan Yahudi'
βαπτισθῆναι
baptisthēnai · to be baptized
Bentuk infinitif pasif — ini tujuan kedatangan-Nya. Yesus tidak datang untuk mengajar atau menyembuhkan; Dia datang untuk dibaptis
Dua detail — 'dari Galilea' dan 'untuk dibaptis' — bukan kebetulan. Yesus datang dari tempat yang tidak terduga, dengan tujuan yang tidak terduga. Itulah cara Allah beroperasi.
Tahukah kamu
Yesus dan Yohanes: dua sepupu yang berbeda dunia
Yesus tumbuh di Galilea sebagai anak tukang kayu. Yohanes tumbuh di padang belantara sebagai anak imam. Keduanya berusia sekitar sama (Yohanes lebih tua 6 bulan menurut Lukas). Pertemuan mereka di Yordan adalah reuni dua jalan hidup yang sangat berbeda yang akhirnya bertemu pada satu titik ilahi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 3:13
Lukas 3:21
Lukas menambahkan detail bahwa Yesus sedang berdoa saat surga terbuka
“Dan sesudah semua orang dibaptis, Yesus juga dibaptis dan sedang berdoa...”
Yohanes 1:29
Yohanes (penulis Injil keempat) mencatat reaksi Yohanes Pembaptis saat melihat Yesus
“Pada keesokan harinya, Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan berkata, 'Lihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia!'”
Filipi 2:8
Kerendahan hati Yesus yang mau dibaptis adalah bagian dari pola ketaatan-Nya yang total
“Dan dalam keadaan sebagai manusia, Dia merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 3:13
✕ Sering dikira
Yesus dibaptis karena Dia berdosa dan butuh pertobatan seperti orang lain
✓ Yang sebenarnya
Yesus tidak berdosa — ayat 15 menjelaskan alasannya: untuk 'menggenapi seluruh kebenaran', bukan karena butuh pertobatan
✕ Sering dikira
Ini pertemuan spontan yang tidak direncanakan
✓ Yang sebenarnya
Yesus sengaja berjalan berhari-hari dari Galilea dengan tujuan ini. Ini tindakan yang disengaja dan bermakna teologis
Renungan
Renungan Singkat Matius 3:13
Yesus tidak perlu bertobat, tetapi Dia memilih untuk dibaptis sebagai teladan ketaatan dan kerendahan hati. Kita juga bisa belajar untuk melakukan hal-hal yang mungkin tidak wajib, demi menjadi contoh yang baik bagi orang lain.
Tuhan Yesus, ajari aku untuk rendah hati dan taat seperti Engkau, bahkan dalam hal-hal yang sederhana, agar hidupku menjadi berkat bagi sesama. Amin.