Orang-orang lewat menghujat Yesus sambil menggelengkan kepala
Matius 27:39
Hari Paling Gelap dalam Sejarah
“Dan, orang-orang yang lewat menghujat Dia sambil menggeleng-gelengkan kepala,”Matius 27:39 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Orang-orang yang lewat di sana menghujat Dia dan sambil menggelengkan kepala,”Matius 27:39 · TB
Terjemahan Baru
“Orang-orang yang lewat di situ menggeleng-gelengkan kepala, dan menghina Yesus.”Matius 27:39 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Orang-orang yang lewat di tempat itu mengejek Dia. Dengan menggeleng-gelengkan kepala”Matius 27:39 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And they that passed by reviled him, wagging their heads,”Matius 27:39 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 27:39?
Orang-orang yang lewat menghujat Yesus sambil menggeleng-gelengkan kepala, mengejek-Nya. Mereka melihat penderitaan-Nya sebagai tanda kelemahan, bukan sebagai penggenapan rencana Allah.
Latar belakang
Penonton yang melewati tempat eksekusi publik
Salah satu tujuan penyaliban di pinggir jalan adalah membuat terpidana menjadi tontonan publik. Orang-orang yang 'lewat' mungkin sedang dalam perjalanan ke atau dari Bait Allah untuk ritual Paskah. Mereka menghujat sambil 'menggeleng-gelengkan kepala' — gestur penghinaan yang berasal dari tradisi Mazmur.
Di mana
Golgota, Yerusalem
Jalan yang melintas dekat tempat eksekusi
Kapan
~30 M
Sengsara — jam-jam pertama di salib
Yang berbicara
Orang-orang yang lewat
Peziarah dan penduduk yang melintas di dekat Golgota
Kepada
Yesus di salib
Yesus yang tersalib, mendengar semua hinaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐβλασφήμουν
eblasphēmoun · reviled
menghujat, menghina dengan kata-kata, imperfek — terus-menerus
κινοῦντες τὰς κεφαλὰς
kinountes tas kephalas · wagging their heads
menggelengkan kepala, gestur penghinaan dan kutukan
οἱ παραπορευόμενοι
hoi paraporeuomenoi · passed by
orang-orang yang sedang melintas, penonton tidak terduga
Kata eblasphēmoun (imperfek) menggambarkan aliran hinaan yang tidak berhenti — bukan satu insiden tapi arus terus-menerus selama jam-jam Yesus tersalib.
Tahukah kamu
Menggelengkan kepala adalah gestur kutukan dalam budaya Yahudi
Menggeleng-gelengkan kepala ke arah seseorang dalam tradisi Yahudi adalah gestur penghinaan dan kutukan — bukan sekadar ketidaksetujuan. Gestur yang sama muncul di Mazmur 22:7 dan Ratapan 2:15.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 27:39
Mazmur 22:7
Nubuat yang persis tentang orang-orang menggeleng-gelengkan kepala
“Semua yang melihat aku mengolok-olok aku, mereka mencibirkan bibirnya, menggelengkan kepalanya.”
Ratapan 2:15
Paralel gestur penghinaan dalam Ratapan
“Semua yang lewat bertepuk tangan karena engkau, mereka mencemooh dan menggelengkan kepala.”
Mazmur 69:9
Cinta kepada Bait Allah yang menjadi bahan ejekan
“Karena cinta kepada rumah-Mu menghanguskan aku, dan kata-kata orang yang mencela Engkau menimpa aku.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 27:39
✕ Sering dikira
'Orang-orang ini adalah musuh lama Yesus yang datang khusus untuk menghina'
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah orang-orang yang melintas secara kebetulan — mungkin peziarah Paskah yang sebelumnya bahkan tidak tahu banyak tentang Yesus.
✕ Sering dikira
'Tidak ada yang membela atau simpati kepada Yesus'
✓ Yang sebenarnya
Para perempuan yang mengikuti Yesus dari Galilea menyaksikan dari jauh (ay. 55-56) — tidak semua orang menghujat.
Renungan
Renungan Singkat Matius 27:39
Ketika kita menderita, orang di sekitar mungkin mengejek atau meragukan iman kita. Tetapi Tuhan melihat tujuan di balik penderitaan. Aku mau belajar untuk tidak menghakimi orang yang menderita, dan tetap percaya bahwa Tuhan bekerja.
Ya Tuhan, tolong aku untuk tetap teguh dalam iman walau diejek karena Engkau, amin.