Tantangan: kalau Anak Allah, turun dari salib!
Matius 27:40
Hari Paling Gelap dalam Sejarah
“dan berkata, “Engkau yang akan merobohkan Bait Allah dan membangunnya kembali dalam tiga hari, selamatkanlah diri-Mu sendiri! Jika Engkau Anak Allah, turunlah dari salib itu!””Matius 27:40 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“mereka berkata: "Hai Engkau yang mau merubuhkan Bait Suci dan mau membangunnya kembali dalam tiga hari, selamatkanlah diri-Mu jikalau Engkau Anak Allah, turunlah dari salib itu!"”Matius 27:40 · TB
Terjemahan Baru
“Mereka berkata, "Kau yang mau merobohkan Rumah Allah, dan membangunnya dalam tiga hari! Kalau Kau Anak Allah, turunlah dari salib itu, dan selamatkan diri-Mu!"”Matius 27:40 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“mereka berkata, “Hai kamu yang dulu mengaku bisa merobohkan rumah Allah dan membangunnya kembali dalam tiga hari saja! Kalau kamu benar-benar Anak Allah, selamatkan dirimu! Turunlah dari salib itu!””Matius 27:40 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And saying, Thou that destroyest the temple, and buildest it in three days, save thyself. If thou be the Son of God, come down from the cross.”Matius 27:40 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 27:40?
Orang-orang menantang Yesus, 'Jika Engkau Anak Allah, turunlah dari salib itu!' Mereka minta bukti ajaib untuk percaya, sama seperti iblis saat pencobaan di padang gurun. Namun Yesus tetap taat, tidak menunjukkan kuasa demi menyelamatkan diri-Nya sendiri.
Latar belakang
Uji coba yang paling salah paham
Orang-orang menantang Yesus untuk membuktikan diri dengan turun dari salib. Logika mereka: kalau memang Anak Allah, pasti bisa selamatkan diri sendiri. Tapi logika ilahi justru terbalik: justru karena Ia Anak Allah, Ia tidak turun — Ia memilih mati untuk menyelamatkan yang lain. Kuasa-Nya bukan ditunjukkan dengan melarikan diri.
Di mana
Golgota, Yerusalem
Di bawah salib Yesus, orang-orang berteriak ke atas
Kapan
~30 M
Sengsara — penghinaan publik di salib
Yang berbicara
Orang-orang yang lewat
Peziarah dan penduduk yang melintas dekat Golgota
Kepada
Yesus di salib
Yesus yang mendengar semua tantangan ini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ὁ καταλύων τὸν ναόν
ho katalyōn ton naon · destroyest the temple
yang merobohkan Bait Allah — distorsi dari perkataan Yesus (Yoh 2:19)
σῶσον σεαυτόν
sōson seauton · save thyself
selamatkan dirimu sendiri — imperatif, tantangan langsung
υἱὸς εἶ τοῦ θεοῦ
huios ei tou theou · Son of God
kamu adalah Anak Allah — klausa kondisional yang menantang
Sōson seauton ('selamatkan dirimu sendiri') vs. sozo yang Yesus pakai untuk menyelamatkan orang lain — ayat 42 akan mengungkap ironi ini: yang menyelamatkan orang lain tidak menyelamatkan diri sendiri.
Tahukah kamu
Tantangan ini adalah paralel dari pencobaan di padang gurun
Di padang gurun, Iblis menantang Yesus 'Jika kamu Anak Allah...' (Mat 4:3,6). Sekarang kerumunan mengulang tantangan yang sama. Jawaban Yesus sama: tidak melakukan mukjizat untuk pembuktian diri.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 27:40
Matius 4:3,6
Tantangan identitas 'Anak Allah' yang sama dari Iblis di padang gurun
“Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti...”
Yohanes 2:19
Perkataan Yesus yang kemudian diputarbalikkan
“Yesus menjawab mereka: Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali.”
Mazmur 22:8
Nubuat: ejekan yang sama kepada yang menderita
“Ia menyerahkan dirinya kepada TUHAN; biarlah Ia melepaskannya! Biarlah Ia menyelamatkannya, karena Ia berkenan kepadanya!”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 27:40
✕ Sering dikira
'Yesus tidak turun karena Ia tidak bisa'
✓ Yang sebenarnya
Ia tidak turun karena memilih untuk tidak melakukannya. Ia punya kuasa itu (Mat 26:53) tapi menolak menggunakannya untuk pembuktian diri.
✕ Sering dikira
'Tuduhan tentang Bait Allah adalah akurat'
✓ Yang sebenarnya
Yesus tidak pernah berkata akan merobohkan Bait Allah fisik — Ia berbicara tentang tubuh-Nya sebagai Bait (Yoh 2:21). Ini adalah tuduhan yang diputarbalikkan.
Renungan
Renungan Singkat Matius 27:40
Kadang aku minta Tuhan membuktikan kuasa-Nya dengan cara yang kuinginkan, bukan dengan cara-Nya. Tetapi Yesus mengajarkan ketaatan yang radikal, bahkan sampai mati. Aku mau belajar taat pada rencana Tuhan, sekalipun tidak masuk akal.
Tuhan, ajar aku untuk taat kepada-Mu tanpa syarat, bahkan ketika aku tidak mengerti, amin.