Murid-murid marah melihat pemborosan
Matius 26:8
Malam Paling Berat dalam Sejarah
“Ketika murid-murid melihatnya, mereka marah dan berkata, “Apa gunanya pemborosan ini?”Matius 26:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Melihat itu murid-murid gusar dan berkata: "Untuk apa pemborosan ini?”Matius 26:8 · TB
Terjemahan Baru
“Pengikut-pengikut Yesus melihat peristiwa itu dan menjadi marah. "Apa gunanya semuanya ini diboroskan?" kata mereka.”Matius 26:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(26:6)”Matius 26:8 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But when his disciples saw it, they had indignation, saying, To what purpose is this waste?”Matius 26:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 26:8?
Para murid melihat tindakan perempuan itu sebagai pemborosan karena minyak wangi itu sangat mahal. Mereka marah dan menganggap uang itu seharusnya diberikan kepada orang miskin. Reaksi mereka menunjukkan bahwa mereka belum memahami makna tindakan perempuan itu.
Latar belakang
Reaksi yang masuk akal tapi keliru
Reaksi murid-murid bukan tidak masuk akal — dari sudut pandang ekonomi, minyak seharga setahun gaji memang 'terbuang'. Tapi mereka salah membaca situasi: mereka menilai tindakan kasih dengan kalkulator, bukan hati.
Di mana
Betania — rumah Simon
Di ruang makan, suasana tiba-tiba tegang
Kapan
~30 M
Dua hari sebelum Paskah
Yang berbicara
Murid-murid
dua belas pengikut Yesus yang tidak memahami makna pengurapan ini
Kepada
Perempuan yang mengurapi & Yesus
perempuan berani dan Guru yang diam menyaksikan reaksi murid-Nya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἠγανάκτησαν
ēganaktēsan · marah
Marah dengan indignasi, merasa diperlakukan tidak adil — emosi yang kuat dan vocal
ἀπώλεια
apōleia · pemborosan
Sebenarnya artinya 'kehancuran' atau 'kerugian total' — kata yang keras untuk sesuatu yang mereka anggap sia-sia
εἰς τί
eis ti · apa gunanya
'Untuk tujuan apa ini?' — pertanyaan yang mengukur segalanya dengan utilitas praktis
'Apōleia' — kata untuk 'pemborosan' mereka — adalah kata yang sama dipakai untuk 'kebinasaan'. Ironi yang dalam: para murid menyebut kasih terbesar sebagai 'kebinasaan', padahal merekalah yang segera akan 'binasa' dalam iman ketika Yesus ditangkap.
Tahukah kamu
Yohanes menyebut nama Yudas sebagai sumber keberatan
Yohanes 12:4-6 menyebut justru Yudas yang paling keras keberatan — bukan karena peduli orang miskin, tapi karena dia mengelola kas dan suka mengambil uang dari dalamnya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 26:8
Yohanes 12:4-6
Yudas sebagai penggagas keberatan
“Tetapi Yudas Iskariot, seorang dari murid-murid Yesus, yang akan segera menyerahkan Dia, berkata: 'Mengapa minyak narwastu ini tidak dijual tiga ratus dinar dan uangnya diberikan kepada orang-orang miskin?'”
Markus 14:4-5
keberatan yang sama dalam Markus
“Tetapi beberapa orang kesal dan berkata seorang kepada yang lain: 'Untuk apa pemborosan minyak narwastu ini?'”
Lukas 7:39
penghakiman terhadap perempuan yang membasuh Yesus
“Ketika orang Farisi yang mengundang Yesus melihat hal itu, ia berkata dalam hatinya: 'Jika Ia ini nabi, tentu Ia tahu, siapakah dan orang apakah perempuan yang menjamah-Nya ini.'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 26:8
✕ Sering dikira
Para murid peduli betul pada orang miskin.
✓ Yang sebenarnya
Kepedulian pada orang miskin adalah alasan yang mereka pakai — tapi Yohanes mencatat motivasi lebih gelap di balik keberatan Yudas.
✕ Sering dikira
Murid-murid benar secara etika karena uang bisa membantu banyak orang.
✓ Yang sebenarnya
Yesus sendiri mengkoreksi mereka — ada momen yang tidak bisa diganti dengan uang, dan ini adalah salah satunya.
Renungan
Renungan Singkat Matius 26:8
Terkadang kita cepat menilai tindakan orang lain sebagai tidak berguna atau berlebihan, padahal mungkin itu adalah ungkapan kasih yang tulus. Sebelum menghakimi, mari belajar melihat hati seseorang dan menghargai motivasi baik di balik perbuatannya.
Tuhan, ampunilah aku bila sering menghakimi orang lain. Tolong aku untuk lebih memahami dan menghargai perbuatan baik mereka. Amin.