Simon berpikir: nabi pasti tahu
Lukas 7:39
Perempuan yang Menuang Cinta
“Ketika orang Farisi yang mengundang Yesus melihat hal ini, ia berkata dalam hati, “Jika orang ini seorang nabi, Ia tentu tahu siapa dan perempuan macam apa yang menyentuh-Nya itu sebab perempuan ini adalah seorang pendosa.””Lukas 7:39 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika orang Farisi yang mengundang Yesus melihat hal itu, ia berkata dalam hatinya: "Jika Ia ini nabi, tentu Ia tahu, siapakah dan orang apakah perempuan yang menjamah-Nya ini; tentu Ia tahu, bahwa perempuan itu adalah seorang berdosa."”Lukas 7:39 · TB
Terjemahan Baru
“Ketika orang Farisi yang mengundang Yesus melihat hal itu, ia berkata dalam hati, "Seandainya orang ini nabi, tentu Ia tahu siapa wanita itu yang menyentuh Dia, dan bahwa wanita itu hidup dalam dosa!"”Lukas 7:39 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ketika Simon melihat hal itu, dia berkata dalam hatinya, “Kalau Yesus betul-betul nabi, tentu dia tahu perempuan macam apa yang menyentuhnya! Perempuan itu pelacur!””Lukas 7:39 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Now when the Pharisee which had bidden him saw it, he spake within himself, saying, This man, if he were a prophet, would have known who and what manner of woman this is that toucheth him: for she is a sinner.”Lukas 7:39 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 7:39?
Orang Farisi yang mengundang Yesus berpikir dalam hati, jika Yesus benar seorang nabi, Ia pasti tahu bahwa perempuan itu berdosa, dan karena itu Ia tidak layak disentuh.
Latar belakang
Logika Simon yang terasa masuk akal
Simon tidak berpikir jahat — ia berpikir secara logis berdasarkan teologinya: nabi yang asli pasti bisa membedakan orang baik dan orang berdosa. Kalau Yesus membiarkan perempuan ini menyentuh-Nya tanpa reaksi, maka dua kemungkinan: Yesus tidak tahu, atau Yesus tidak peduli. Keduanya mendiskualifikasikannya sebagai nabi.
Di mana
Rumah Simon orang Farisi, Galilea
Di meja makan, Simon mengamati dari jarak dekat
Kapan
~28 M
Pelayanan Yesus di Galilea
Yang berbicara
Simon orang Farisi
tuan rumah, orang Farisi yang mengundang Yesus makan
Kepada
Dirinya sendiri (monolog dalam hati)
pikiran internal Simon yang belum diucapkan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
εἶπεν ἐν ἑαυτῷ
eipen en heautō · berkata dalam hati
Berkata kepada dirinya sendiri — pikiran private, monolog internal yang tidak dimaksudkan untuk didengar.
προφήτης
prophētēs · nabi
Prophētēs — penyampai firman Allah. Simon menggunakan ini sebagai standar untuk menilai Yesus.
ἁμαρτωλός
hamartōlos · pendosa
Hamartōlos — orang yang melewati batas, berdosa. Kata yang sama dipakai oleh Lukas untuk perempuan itu (ayat 37).
Simon menggunakan logika yang valid dalam sistemnya sendiri: nabi seharusnya bisa membedakan. Tapi ia tidak tahu bahwa Yesus justru tahu — dan memilih untuk tetap menerima perempuan itu.
Tahukah kamu
Yesus menjawab pikiran yang tidak diucapkan
Lukas dengan sengaja menunjukkan bahwa Yesus merespons persis apa yang Simon pikirkan, bukan yang ia ucapkan. Ini sendiri adalah jawaban atas keraguan Simon: Yesus tahu apa yang ada di pikiranmu, bahkan sebelum kamu berbicara.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 7:39
1 Samuel 16:7
standar penilaian Allah berbeda dari manusia
“Tuhan melihat bukan seperti manusia melihat; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi Tuhan melihat hati.”
Lukas 5:21
orang Farisi yang berpikir dalam hati tentang Yesus
“Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi mulai berpikir...”
Yohanes 2:25
Yesus mengetahui isi hati
“Ia mengenal apa yang ada dalam hati manusia.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 7:39
✕ Sering dikira
Simon adalah orang jahat yang membenci perempuan dan mencari-cari kesalahan Yesus
✓ Yang sebenarnya
Simon berpikir logis berdasarkan teologinya. Masalahnya bukan ia jahat, tapi standar yang ia gunakan tidak cukup untuk memahami siapa Yesus sebenarnya.
✕ Sering dikira
Yesus tidak tahu tentang latar belakang perempuan itu
✓ Yang sebenarnya
Ayat 39 menunjukkan Yesus tahu Simon memikirkan ini — Yesus pasti tahu juga siapa perempuan itu. Ia memilih untuk menerima, bukan karena tidak tahu.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 7:39
Hati-hati dengan sikap menghakimi; kita bisa terjebak dalam penilaian sendiri dan tidak melihat kasih Yesus yang menjangkau orang berdosa.
Tuhan, jauhkan aku dari sikap menghakimi orang lain, dan berikan aku hati seperti Yesus yang penuh belas kasihan. Amin.