Perintah kedua: kasihilah sesamamu seperti dirimu
Matius 22:39
Undangan yang Ditolak & Pertanyaan Jebakan
“Yang kedua adalah seperti ini, ‘Kamu harus mengasihi sesamamu seperti dirimu sendiri.’”Matius 22:39 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”Matius 22:39 · TB
Terjemahan Baru
“Perintah kedua sama dengan yang pertama itu: Cintailah sesamamu seperti engkau mencintai dirimu sendiri.”Matius 22:39 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Perintah kedua yang hampir sama pentingnya dengan itu adalah, ‘Kasihilah sesamamu sama seperti kamu mengasihi dirimu sendiri.’”Matius 22:39 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the second is like unto it, Thou shalt love thy neighbour as thyself.”Matius 22:39 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 22:39?
Perintah kedua adalah mengasihi sesama seperti diri sendiri. Ini berarti memperlakukan orang lain dengan kebaikan, hormat, dan perhatian yang sama seperti kita menginginkan untuk diri kita sendiri. Ini bukan perasaan melainkan tindakan nyata yang didasarkan pada kasih, seperti yang diajarkan Yesus dalam perumpamaan orang Samaria yang baik hati.
Latar belakang
Tidak ditanya, tapi Yesus menambahkan sendiri
Ahli Taurat hanya menanyakan perintah yang paling besar — tunggal. Tapi Yesus dengan spontan menambahkan perintah kedua yang 'seperti itu'. Ini bukan jawaban yang panjang dan bertele-tele — Yesus secara aktif mengajarkan bahwa dua hukum ini tidak bisa dipisahkan.
Di mana
Bait Allah, Yerusalem
Kelanjutan jawaban Yesus tentang hukum terbesar
Kapan
~30 M
Pekan terakhir pelayanan Yesus
Yang berbicara
Yesus
Menambahkan dimensi horizontal kasih setelah dimensi vertikal
Kepada
Ahli Taurat dan orang banyak
Di Bait Allah, mendengar perintah kedua yang setara pentingnya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ὁμοία αὐτῇ
seperti ini · like it
Sama jenisnya, setara — perintah kedua bukan lebih rendah tapi juga fundamental
πλησίον
sesamamu · neighbor
Secara harfiah 'yang dekat' — dalam Lukas 10 Yesus memperluas ini ke semua orang yang ditemui
ὡς σεαυτόν
seperti dirimu sendiri · as yourself
Ukuran kasih adalah diri sendiri — kasih diri yang sehat menjadi standar kasih kepada orang lain
Dua arah kasih yang saling tidak bisa dipisahkan: vertikal (Allah) dan horizontal (sesama). Yesus tidak diminta menambahkan perintah kedua, tapi Ia melakukannya — menunjukkan bahwa kasih kepada Allah yang asli selalu menghasilkan kasih kepada sesama.
Tahukah kamu
Ayat ini dikutip dari Imamat 19:18
Imamat 19:18 berkata: 'Janganlah engkau menuntut balas... Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.' Ini ada dalam konteks yang mengatur relasi antar-orang Israel. Yesus mengangkat status ayat ini setara dengan Shema.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 22:39
Imamat 19:18
Sumber kutipan langsung Yesus
“Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri; Akulah Tuhan.”
1 Yohanes 4:20
Kasih kepada Allah yang asli menghasilkan kasih kepada sesama
“Barangsiapa berkata: 'Aku mengasihi Allah,' dan ia membenci saudaranya, ia adalah pendusta.”
Lukas 10:27-37
Yesus memperluas makna 'sesama' melampaui batas etnis
“Yesus menceritakan perumpamaan orang Samaria yang baik sebagai jawaban 'siapa sesamaku manusia'.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 22:39
✕ Sering dikira
Perintah kasih kepada sesama lebih penting dari kasih kepada Allah
✓ Yang sebenarnya
Yesus dengan tegas menyebut perintah pertama adalah yang 'terbesar' — perintah kedua 'seperti itu' tapi tidak menggantikan yang pertama.
✕ Sering dikira
Kasih diri adalah tindakan egois yang harus dihindari
✓ Yang sebenarnya
Yesus memakai kasih diri sebagai standar positif — kita diharapkan punya kasih yang sehat terhadap diri sendiri sebagai ukuran kasih kepada orang lain.
Renungan
Renungan Singkat Matius 22:39
Pikirkan seseorang yang sulit kamu kasihi hari ini. Bagaimana kamu bisa menunjukkan kasih dengan tindakan praktis, seperti mendengarkan, membantu, atau mengampuni? Lakukanlah sebagai wujud kasihmu kepada Tuhan.
Tuhan, mampukan aku mengasihi sesamaku seperti diriku sendiri, terutama mereka yang sulit untuk kukasihi. Amin.