Saduki datang dengan pertanyaan tentang kebangkitan
Matius 22:23
Undangan yang Ditolak & Pertanyaan Jebakan
“Pada hari yang sama, orang-orang Saduki, yang berkata bahwa tidak ada kebangkitan, datang kepada Yesus dan bertanya kepada-Nya.”Matius 22:23 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Pada hari itu datanglah kepada Yesus beberapa orang Saduki, yang berpendapat, bahwa tidak ada kebangkitan. Mereka bertanya kepada-Nya:”Matius 22:23 · TB
Terjemahan Baru
“Pada hari itu juga, beberapa orang Saduki datang kepada Yesus. Mereka adalah golongan yang berpendapat bahwa orang mati tidak akan bangkit kembali.”Matius 22:23 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Pada hari itu, beberapa anggota kelompok Saduki juga mendatangi Yesus. (Kelompok Saduki percaya bahwa orang yang sudah mati tidak akan hidup kembali.) Mereka bertanya kepada-Nya,”Matius 22:23 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“The same day came to him the Sadducees, which say that there is no resurrection, and asked him,”Matius 22:23 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 22:23?
Orang Saduki, yang tidak percaya pada kebangkitan, datang untuk menjebak Yesus dengan pertanyaan tentang perkawinan di akhirat. Ini menunjukkan pertentangan mereka terhadap ajaran Yesus.
Latar belakang
Penantang baru, topik baru
Saduki adalah kelompok aristokrat Yahudi — sebagian besar imam besar berasal dari kelompok ini. Mereka hanya menerima lima kitab Musa sebagai otoritas dan menolak doktrin kebangkitan karena tidak ditemukan secara eksplisit di sana. Mereka datang untuk mempermalukan Yesus dengan pertanyaan yang menurut mereka mustahil dijawab.
Di mana
Bait Allah, Yerusalem
Di hari yang sama dengan debat pajak
Kapan
~30 M
Pekan terakhir pelayanan Yesus
Yang berbicara
Matius (narator)
Memperkenalkan kelompok penantang berikutnya
Kepada
Pembaca Injil Matius
Perlu memahami siapa Saduki dan posisi teologis mereka
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
Σαδδουκαῖοι
orang-orang Saduki · Sadducees
Kemungkinan dari nama Zadok, imam besar zaman Salomo — kelompok imam aristokrat
ἀνάστασιν
kebangkitan · resurrection
Bangkit dari kematian — doktrin yang ditolak Saduki karena tidak ada di kitab Musa
λέγοντες μὴ εἶναι ἀνάστασιν
yang berkata bahwa tidak ada kebangkitan · saying there is none
Ini adalah posisi teologis resmi Saduki, bukan sekadar pendapat pribadi
Matius memperkenalkan Saduki dengan label teologis mereka langsung: 'yang berkata tidak ada kebangkitan'. Ini bukan sekadar identitas sosial — ini posisi doktrin yang akan menjadi bumerang bagi mereka.
Tahukah kamu
Saduki dan Farisi bermusuhan satu sama lain
Ironis: Saduki datang setelah Farisi gagal. Normanya kedua kelompok ini berseteru soal kebangkitan (Farisi percaya, Saduki tidak). Tapi mereka sama-sama ingin mengalahkan Yesus — common enemy membuat musuh menjadi teman sementara.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 22:23
Kisah Para Rasul 23:8
Perbedaan teologis antara Saduki dan Farisi
“Saduki mengatakan bahwa tidak ada kebangkitan dan tidak ada malaikat atau roh, tetapi orang Farisi mengakui keduanya.”
Kisah Para Rasul 4:1-2
Saduki terus menentang doktrin kebangkitan
“Imam-imam dan kepala pengawal Bait Allah dan orang-orang Saduki... sangat kecewa karena rasul-rasul itu mengajarkan kebangkitan.”
Daniel 12:2
Nubuat kebangkitan dalam kitab para nabi
“Dan banyak dari antara orang yang telah tidur di dalam debu tanah akan bangkit, sebagian untuk mendapat hidup yang kekal.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 22:23
✕ Sering dikira
Saduki adalah orang yang tidak religius
✓ Yang sebenarnya
Saduki adalah kelompok yang sangat religius dan kuat — mereka mengendalikan Bait Allah dan memimpin ibadah harian. Mereka hanya berbeda posisi teologis tentang kebangkitan.
✕ Sering dikira
Pertanyaan mereka soal kebangkitan tulus
✓ Yang sebenarnya
Matius mencatat mereka 'datang kepada Yesus' setelah Farisi gagal — ini bagian dari gelombang serangan, bukan diskusi teologis yang genuini.
Renungan
Renungan Singkat Matius 22:23
Kadang kita meragukan hal-hal yang Allah firmankan karena keterbatasan pemahaman kita. Mari belajar untuk mempercayai janji-janji-Nya, bahkan ketika tidak masuk akal bagi kita.
Ya Allah, kuatkan iman kami untuk percaya pada janji-Mu tentang kehidupan kekal, meskipun kami belum mengerti sepenuhnya. Amin.