Murid Farisi dan Herodian memuji lalu menjebak
Matius 22:16
Undangan yang Ditolak & Pertanyaan Jebakan
“Dan, mereka mengutus murid-murid mereka kepada Yesus, bersama dengan orang-orang Herodian. Mereka berkata, “Guru, kami tahu bahwa Engkau jujur dan mengajarkan jalan Allah dalam kebenaran. Engkau tidak takut pada siapa pun karena Engkau tidak melihat rupa.”Matius 22:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Mereka menyuruh murid-murid mereka bersama-sama orang-orang Herodian bertanya kepada-Nya: "Guru, kami tahu, Engkau adalah seorang yang jujur dan dengan jujur mengajar jalan Allah dan Engkau tidak takut kepada siapapun juga, sebab Engkau tidak mencari muka.”Matius 22:16 · TB
Terjemahan Baru
“Maka mereka mengutus pengikut-pengikut mereka kepada Yesus bersama beberapa anggota golongan Herodes. Orang-orang itu berkata kepada Yesus, "Pak Guru, kami tahu Bapak jujur. Bapak mengajar dengan terus terang mengenai kehendak Allah untuk manusia, tanpa menghiraukan pendapat siapa pun. Sebab Bapak tidak pandang orang.”Matius 22:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sesuai rencana, kelompok Farisi itu mengutus sejumlah anggota mereka dan beberapa pendukung Herodes untuk menguji Yesus. Kata mereka, “Guru, kami tahu bahwa engkau orang jujur, dan engkau juga mengajar dengan jujur tentang apa yang Allah kehendaki untuk kita lakukan. Engkau tidak takut kepada pendapat siapa pun, karena engkau tidak memandang kedudukan orang.”Matius 22:16 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And they sent out unto him their disciples with the Herodians, saying, Master, we know that thou art true, and teachest the way of God in truth, neither carest thou for any man: for thou regardest not the person of men.”Matius 22:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 22:16?
Orang Farisi mengirim murid-murid mereka bersama orang Herodian untuk memuji Yesus dengan tujuan menjerat-Nya. Mereka mencoba membuat Yesus terjebak dalam pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar, dengan harapan Yesus akan menjawab dengan cara yang membuat-Nya bermasalah dengan pemerintah atau rakyat.
Latar belakang
Pujian berlebihan sebagai taktik
Mereka membuka dengan pujian yang terdengar tulus: Yesus jujur, mengajar kebenaran, tidak takut pada siapa pun. Tapi ini adalah butter-up sebelum pertanyaan jebakan. Mereka berharap Yesus merasa tersanjung dan tidak waspada saat menjawab.
Di mana
Bait Allah, Yerusalem
Di depan publik, di hadapan banyak orang
Kapan
~30 M
Pekan terakhir pelayanan Yesus
Yang berbicara
Murid Farisi dan orang Herodian
Dua kelompok yang biasanya bermusuhan, kini bersekutu
Kepada
Yesus
Guru yang sedang diajar di Bait Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀληθής
jujur · true
Benar, tulus — pujian yang secara ironis tepat tapi dipakai untuk memanipulasi
τὴν ὁδὸν τοῦ θεοῦ
jalan Allah · way of God
Mengacu pada ajaran tentang hidup yang benar menurut standar Allah
βλέπεις εἰς πρόσωπον
melihat rupa · partiality
Secara harfiah 'melihat wajah' — berpihak berdasarkan penampilan atau status
Pujian mereka ironisnya tepat — Yesus memang tidak melihat rupa (tidak berpihak). Tapi mereka berharap Yesus yang 'tidak takut pada siapa pun' itu akan blak-blakan menjawab pertanyaan berbahaya tentang pajak.
Tahukah kamu
Farisi dan Herodian biasanya musuh
Farisi menolak kekuasaan Romawi secara ideologis, sementara Herodian adalah pendukung dinasti Herodes yang berkolaborasi dengan Roma. Fakta mereka bersekutu melawan Yesus menunjukkan betapa seriusnya ancaman yang mereka rasakan dari-Nya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 22:16
Mazmur 12:2
Lidah manis yang menyembunyikan niat jahat
“Mereka berbicara bohong satu sama lain, dengan bibir yang manis dan hati yang mendua.”
Amsal 26:28
Pujian sebagai alat tipu daya
“Lidah yang bohong membenci orang yang ditimpanya dan mulut yang licin mendatangkan kehancuran.”
Markus 12:14
Paralel sinoptik
“Paralel Markus tentang pertanyaan pajak yang sama.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 22:16
✕ Sering dikira
Mereka mengakui Yesus sebagai guru yang benar
✓ Yang sebenarnya
Pujian ini adalah taktik manipulasi, bukan pengakuan tulus. Konteks 'berkomplot' di ayat 15 menunjukkan niat mereka.
✕ Sering dikira
Orang Herodian dan Farisi sama pandangannya
✓ Yang sebenarnya
Mereka adalah kelompok yang berseberangan secara politik — persekutuan mereka adalah fakta luar biasa yang hanya dimungkinkan oleh kebencian bersama terhadap Yesus.
Renungan
Renungan Singkat Matius 22:16
Waspadalah terhadap pujian yang tidak tulus dan pertanyaan yang bermaksud jahat. Tetaplah berintegritas dan fokus pada kebenaran Allah, bukan pada tekanan manusia.
Tuhan, berikan aku hikmat untuk melihat niat di balik kata-kata orang, dan keberanian untuk tetap berkata benar seperti Yesus. Amin.