Pujian palsu sebelum jebakan dilontarkan
Markus 12:14
Perdebatan Besar di Bait Allah
“Mereka datang dan berkata kepada Yesus, “Guru, kami tahu bahwa Engkau adalah orang yang benar dan tidak peduli apa pendapat orang lain. Sebab, Engkau tidak memandang orang, tetapi mengajarkan jalan Allah sesuai dengan kebenaran. Apakah melanggar hukum membayar pajak kepada kaisar? Atau, tidak?””Markus 12:14 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Orang-orang itu datang dan berkata kepada-Nya: "Guru, kami tahu, Engkau adalah seorang yang jujur, dan Engkau tidak takut kepada siapapun juga, sebab Engkau tidak mencari muka, melainkan dengan jujur mengajar jalan Allah dengan segala kejujuran. Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak? Haruskah kami bayar atau tidak?"”Markus 12:14 · TB
Terjemahan Baru
“Mereka datang kepada Yesus dan berkata, "Bapak Guru, kami tahu Bapak jujur dan tidak menghiraukan pendapat siapa pun. Bapak mengajar dengan terus terang mengenai kehendak Allah untuk manusia, sebab Bapak tidak pandang orang. Nah, cobalah Bapak katakan kepada kami, 'Menurut peraturan agama kita, bolehkah membayar pajak kepada Kaisar atau tidak? Haruskah kita membayar pajak itu, atau tidak?'"”Markus 12:14 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ketika bertemu Yesus mereka bertanya, “Guru, kami tahu engkau adalah orang jujur. Engkau tidak takut pada pendapat siapa pun karena engkau mengajarkan kehendak Allah tanpa memandang kedudukan orang. Jadi kami mau bertanya: Menurut hukum Taurat, boleh atau tidak kita membayar pajak kepada pemerintah Romawi?””Markus 12:14 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when they were come, they say unto him, Master, we know that thou art true, and carest for no man: for thou regardest not the person of men, but teachest the way of God in truth: Is it lawful to give tribute to Caesar, or not?”Markus 12:14 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Markus 12:14?
Mereka bermaksud memuji Yesus agar lalai, lalu bertanya apakah membayar pajak kepada kaisar diperbolehkan menurut hukum Taurat. Pertanyaan ini merupakan jebakan; jika Yesus menjawab 'boleh', Dia dianggap mendukung penjajah, dan jika 'tidak', Dia dituduh melawan Roma.
Latar belakang
Pujian sebagai senjata
Para agen membuka dengan pujian yang sebenarnya akurat: Yesus memang tidak memandang muka dan mengajar dengan jujur. Tapi pujian ini adalah umpan — mereka berharap Yesus akan terpancing menjawab jujur soal pajak, yang akan menjebak-Nya di antara loyalis Romawi dan nasionalis Yahudi.
Di mana
Bait Allah, Yerusalem
Pelataran luar Bait Allah
Kapan
~30 M
Minggu Suci — Selasa
Yang berbicara
Agen Farisi dan Herodian
orang yang dikirim untuk menjebak Yesus dengan pujian yang terasa tulus
Kepada
Yesus dan orang banyak
mendengar pujian yang sebenarnya akurat, diucapkan dengan motif yang palsu
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀληθής
alethes · true
Jujur atau benar — secara ironis deskripsi yang akurat tentang Yesus, diucapkan oleh orang yang tidak jujur sama sekali.
βλέπεις εἰς πρόσωπον ἀνθρώπων
blepeis eis prosopon anthropon · show partiality
Melihat ke wajah orang — idiom untuk pilih kasih berdasarkan status sosial atau pengaruh; Yesus memang tidak melakukan ini.
τὴν ὁδὸν τοῦ θεοῦ
ten hodon tou theou · way of God
Jalan Allah — ungkapan yang kaya makna; dalam tradisi Yahudi dan komunitas Qumran, ini adalah istilah untuk gaya hidup yang sesuai kehendak ilahi.
Alethes, blepeis eis prosopon, ten hodon tou theou — ironi terdalam: kata-kata yang paling akurat tentang Yesus diucapkan oleh orang yang sama sekali tidak menghayatinya.
Tahukah kamu
Koin dinar Kaisar Tiberius
Koin dinar Romawi bergambar wajah Kaisar Tiberius dengan tulisan Latin 'Tiberius Caesar Divi Augusti Filius Augustus' — artinya 'Tiberius Caesar, putra dari Augustus yang ilahi, yang mulia'. Bagi orang Yahudi, membawa koin ini ke Bait Allah sudah bermasalah karena klaim ilahi atas kaisar.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Markus 12:14
Imamat 19:15
perintah Taurat tentang tidak memandang muka
“Janganlah berbuat curang dalam peradilan; janganlah membela yang lemah dengan tidak semestinya”
Roma 2:11
Paulus memakai prinsip yang sama tentang Allah yang adil tanpa pilih kasih
“Sebab Allah tidak memandang muka”
Yohanes 7:18
Yesus sebagai pembawa kebenaran Allah yang sesungguhnya
“siapa yang mencari kemuliaan Dia yang mengutusnya, ia benar dan tidak ada ketidakadilan padanya”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Markus 12:14
✕ Sering dikira
Para agen sungguh-sungguh mengakui kebenaran Yesus dan bertanya dengan tulus
✓ Yang sebenarnya
Markus 12:15 langsung menyebut ini 'kemunafikan' — pujian mereka adalah manipulasi, bukan pengakuan tulus.
✕ Sering dikira
Pertanyaan soal pajak adalah isu sederhana yang bisa dijawab ya atau tidak
✓ Yang sebenarnya
Ini dilema teologis-politik yang pelik — jawaban apapun akan membuat Yesus rentan secara hukum atau kehilangan dukungan massa.
Renungan
Renungan Singkat Markus 12:14
Hati-hati dengan pujian yang berlebihan. Kadang orang memuji kita untuk melunakkan hati kita agar lengah. Tetaplah berpikir jernih dan tidak mudah dipengaruhi.
Ya Tuhan, jauhkan aku dari tipu daya dan kemunafikan. Beri aku kepekaan untuk mengenali niat tersembunyi di balik perkataan orang. Amin.