Hamba dipukul, dibunuh, dilempari batu
Matius 21:35
Perumpamaan Penyewa Kebun Anggur
“Dan, para petani menangkap para pelayan itu dan memukul yang seorang, dan membunuh yang satu, dan yang lainnya dilempari batu.”Matius 21:35 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi penggarap-penggarap itu menangkap hamba-hambanya itu: mereka memukul yang seorang, membunuh yang lain dan melempari yang lain pula dengan batu.”Matius 21:35 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi penggarap-penggarap kebun itu menangkap pelayan-pelayan tuan tanah itu: Yang seorang dipukul, yang lain dibunuh, dan yang lain lagi dilempari batu.”Matius 21:35 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Tetapi para petani itu menangkap hamba-hambanya. Yang satu mereka pukul, yang seorang lagi mereka bunuh, dan yang lain lagi dilempari batu sampai mati.”Matius 21:35 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the husbandmen took his servants, and beat one, and killed another, and stoned another.”Matius 21:35 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 21:35?
Para petani yang jahat menangkap, memukul, membunuh, dan melempari batu hamba-hamba yang dikirim tuan. Ini menggambarkan penolakan dan penganiayaan terhadap para nabi Allah oleh umat Israel yang memberontak.
Latar belakang
Tiga nasib berbeda, semua buruk
Tiga hamba mendapat tiga perlakuan: dipukul, dibunuh, dilempari batu. Ini bukan exaggerasi — ini adalah ringkasan sejarah Israel terhadap para nabi. Zakharia dilempari batu di halaman Bait Allah (2 Tawarikh 24:21). Yeremia dipukuli dan dipenjara. Yohanes Pembaptis baru saja dipenggal.
Di mana
Dalam perumpamaan: kebun anggur
Tindakan kekerasan yang menggambarkan perlakuan Israel terhadap para nabi
Kapan
~30 M
Minggu Sengsara — hari Selasa
Yang berbicara
Yesus (narator dalam perumpamaan)
Menggambarkan respons brutal penyewa terhadap hamba yang diutus
Kepada
Para pemimpin agama
Yang seharusnya mengenal sejarah Israel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἔδειραν
edeiran · beat/flogged
Memukul, mencambuk — kekerasan fisik yang merendahkan
ἀπέκτειναν
apekteinan · killed
Membunuh — kekerasan yang paling ekstrem
ἐλιθοβόλησαν
elithobolēsan · stoned
Melempari dengan batu — eksekusi yang digunakan untuk penghujatan dalam Hukum Yahudi
Tiga kata kerja yang berbeda (memukul, membunuh, merajam) menunjukkan eskalasi dan variasi kekerasan. Ini bukan satu kejadian — ini pola yang berulang. Kekerasan terhadap utusan Allah bukan kecelakaan, tapi kebiasaan yang sistematis.
Tahukah kamu
Mati dilempari batu adalah eksekusi religius
Hukuman rajam (dilempari batu) dalam tradisi Yahudi adalah eksekusi resmi untuk kejahatan berat seperti penghujatan atau kemurtadan. Bahwa seorang hamba dilempari batu menunjukkan bahwa penyewa menganggap hamba itu bukan sekadar gangguan, tapi ancaman yang perlu dihukum secara 'resmi'.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 21:35
2 Tawarikh 24:21
Nabi yang dirajam di Bait Allah
“Mereka melempari Zakharia dengan batu di halaman rumah TUHAN”
Nehemia 9:26
Sejarah membunuh nabi
“Mereka membunuh para nabi-Mu yang memperingatkan mereka”
Matius 23:37
Yesus mengungkap pola yang sama secara eksplisit nanti
“Yerusalem, yang membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 21:35
✕ Sering dikira
Para penyewa kebun ini sangat jahat dan tidak ada padanannya dalam sejarah nyata
✓ Yang sebenarnya
Kisah ini adalah ringkasan sejarah Israel yang tertulis dalam kitab-kitab nabi — bukan exaggerasi
✕ Sering dikira
Ketiga hamba mendapat perlakuan yang sama
✓ Yang sebenarnya
Teks secara spesifik membedakan: yang satu dipukul, yang lain dibunuh, yang lain dirajam — variasi yang mewakili berbagai nasib nabi
Renungan
Renungan Singkat Matius 21:35
Kita harus berani menyuarakan kebenaran meskipun ditolak atau dianiaya. Tetapi juga periksa hati kita: apakah kita pernah menolak pesan Tuhan karena tidak sesuai dengan keinginan kita?
Tuhan, berikan kami keberanian untuk setia pada kebenaran, dan jauhkan kami dari sikap menolak utusan-utusan-Mu. Amin.