Zakharia Dirajam

2 Tawarikh 24:21

Raja Yoas dan Kematian Yoyada

Namun, mereka bersekongkol melawan dia dan melontarinya dengan batu atas perintah raja di pelataran bait TUHAN.

2 Tawarikh 24:21 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 24:21?

Rakyat bersekongkol melawan Zakharia dan membunuhnya dengan batu di pelataran bait TUHAN atas perintah raja. Ini menunjukkan betapa jahatnya hati manusia ketika menolak kebenaran, bahkan tega membunuh utusan Allah.

Latar belakang

Pembunuhan Zakharia

Rakyat bersekongkol melawan Zakharia dan atas perintah raja, mereka melempari dia dengan batu di pelataran bait. Zakharia mati, dan kata-kata terakhirnya memanggil Tuhan untuk melihat dan menuntut balas.

Di mana

Pelataran Bait Allah

Di depan umum, mungkin dekat altar

Kapan

~830 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Teguran Zakharia
Serangan Aram
Kamu di sini
Z

Yang berbicara

Zakharia

Anak Imam Yoyada, mati syahid

P

Kepada

Para konspirator

Pemimpin Yehuda yang bersekongkol melawan Zakharia

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קָשַׁר

qashar · bersekongkol

Mengikat, bersekongkol, mengadakan konspirasi

סָקַל

saqal · melontarinya

Melempari dengan batu sebagai hukuman

רָאָה

ra'ah · melihat

Melihat, memperhatikan dengan saksama

Kata 'bersekongkol' dan 'melontari' menunjukkan perencanaan jahat yang sistematis, bukan tindakan spontan. Kata 'melihat' menjadi panggilan Zakharia agar Tuhan memperhatikan ketidakadilan ini.

Tahukah kamu

Darah yang Berseru

Kata-kata Zakharia mengingatkan pada Habel yang darahnya berseru dari tanah (Kejadian 4:10), menunjukkan bahwa Tuhan mendengar teriakan orang yang tidak bersalah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 24:21

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 24:21

✕  Sering dikira

Yoas tidak tahu tentang pembunuhan ini.

✓  Yang sebenarnya

Ayat secara eksplisit menyatakan Zakharia dibunuh atas perintah raja.

✕  Sering dikira

Zakharia dikuburkan dengan hormat.

✓  Yang sebenarnya

Teks tidak menyebutkan penguburan, dan kematiannya adalah kematian yang tidak adil.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 24:21

Kita mungkin tidak membunuh secara fisik, tapi bisa 'membungkam' suara kebenaran dengan mengabaikan atau mengejek orang yang menegur kita. Sadarilah bahwa penolakan terhadap kebenaran adalah langkah awal menuju kehancuran.

Tuhan, ampuni aku jika pernah memusuhi kebenaran-Mu. Ajar aku untuk rendah hati menerima teguran. Amin.