Hamba diutus saat musim panen tiba
Matius 21:34
Perumpamaan Penyewa Kebun Anggur
“Ketika musim buah hampir tiba, ia mengutus hamba-hambanya kepada petani-petani itu untuk menerima buahnya.”Matius 21:34 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika hampir tiba musim petik, ia menyuruh hamba-hambanya kepada penggarap-penggarap itu untuk menerima hasil yang menjadi bagiannya.”Matius 21:34 · TB
Terjemahan Baru
“Ketika sudah sampai musim petik buah anggur, tuan tanah itu mengirim pelayan-pelayannya kepada penggarap-penggarap kebun itu untuk menerima bagiannya.”Matius 21:34 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Waktu musim panen tiba, dia menyuruh hamba-hambanya pergi kepada para petani itu untuk mengambil hasil kebun yang menjadi bagiannya.”Matius 21:34 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when the time of the fruit drew near, he sent his servants to the husbandmen, that they might receive the fruits of it.”Matius 21:34 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 21:34?
Dalam perumpamaan, tuan kebun mengirim hamba-hambanya untuk menerima hasil kebun anggur dari para petani. Ini melambangkan Allah yang mengutus para nabi untuk menuntut buah pertobatan dan ketaatan dari umat-Nya.
Latar belakang
Waktu panen adalah waktu kebenaran
Pemilik mengirim hamba-hambanya untuk menerima 'buah-buahnya' — bagian hasil yang sudah dijanjikan. Dalam konteks alegori ini, hamba-hamba adalah para nabi yang diutus Allah kepada Israel. Musim panen adalah momen ketika pertanggungjawaban dituntut.
Di mana
Pelataran Bait Allah (dalam perumpamaan: kebun anggur)
Saat musim buah tiba, waktu yang semua orang nantikan
Kapan
~30 M
Minggu Sengsara — hari Selasa
Yang berbicara
Yesus (narator dalam perumpamaan)
Melanjutkan cerita dengan kedatangan waktu pertanggungjawaban
Kepada
Para pemimpin agama dan orang banyak
Yang mendengarkan dengan saksama
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
καιρός
kairos · season/time
Waktu yang tepat, momen yang bermakna — bukan sekadar waktu biasa (chronos)
δούλους
doulous · servants/slaves
Hamba, budak — posisi yang sepenuhnya tunduk pada pemilik
καρποῦς
karpous · fruits
Buah-buahan, hasil — apa yang harus diserahkan sebagai tanggung jawab
Kata 'kairos' (waktu yang tepat) bukan sekadar 'pada suatu waktu'. Ini adalah momen yang ditunggu-tunggu — ketika Allah menuntut hasil dari apa yang sudah dipercayakan kepada Israel. Setiap pengiriman nabi adalah sebuah 'kairos'.
Tahukah kamu
Proses pengiriman hamba yang bertahap mencerminkan sejarah Israel
Pola Allah mengirim nabi, ditolak, mengirim lagi, ditolak lagi — diulang berkali-kali sepanjang Perjanjian Lama. Yeremia 7:25-26 mencatat: 'Dari sejak nenek moyangmu keluar dari Mesir sampai sekarang, Aku mengutus semua hamba-Ku, para nabi, kepada kamu... tapi mereka tidak mendengarkan'.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 21:34
Yeremia 7:25-26
Sejarah pengiriman nabi yang berulang dan ditolak
“Sejak nenek moyangmu, Aku terus mengutus hamba-hamba-Ku, para nabi — tapi tidak ada yang mendengar”
Nehemia 9:26-30
Sejarah Israel menolak dan membunuh nabi
“Mereka tidak taat... membunuh para nabi yang memperingatkan mereka”
2 Tawarikh 36:15-16
Pola yang sama dalam sejarah
“Allah terus mengutus utusan-Nya... tapi mereka mengolok-olok para utusan Allah”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 21:34
✕ Sering dikira
Hamba-hamba ini adalah pejabat kebun biasa
✓ Yang sebenarnya
Dalam alegori Yesus, hamba-hamba ini melambangkan para nabi yang diutus Allah kepada Israel
✕ Sering dikira
Permintaan buah pemilik adalah berlebihan — penyewa berhak atas semua hasil
✓ Yang sebenarnya
Dalam perjanjian sewa, pemilik berhak atas bagian hasil — ini sudah jelas dari awal perjanjian
Renungan
Renungan Singkat Matius 21:34
Allah sering kali mengirim orang-orang atau keadaan untuk mengingatkan kita agar hidup berbuah bagi Dia. Apakah kita menyambut teguran dan panggilan-Nya dengan rendah hati, atau justru menolaknya?
Tuhan, beri kami hati yang mau menerima didikan dan panggilan-Mu, serta berbuah dalam hidup kami setiap hari. Amin.