Ayah minta anak pertama bekerja di kebun
Matius 21:28
Perumpamaan Dua Anak: Kata dan Perbuatan
““Namun, apa pendapatmu? Ada orang yang mempunyai dua anak laki-laki, dan ia datang kepada yang pertama dan berkata, ‘Anakku, pergi dan bekerjalah hari ini di kebun anggur.’”Matius 21:28 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Tetapi apakah pendapatmu tentang ini: Seorang mempunyai dua anak laki-laki. Ia pergi kepada anak yang sulung dan berkata: Anakku, pergi dan bekerjalah hari ini dalam kebun anggur.”Matius 21:28 · TB
Terjemahan Baru
“"Sekarang bagaimana pendapatmu tentang hal ini?" kata Yesus selanjutnya. "Adalah seorang ayah yang mempunyai dua anak laki-laki*. Orang itu pergi kepada anaknya yang sulung dan berkata, 'Nak, pergilah bekerja di kebun anggur hari ini.'*, ia datang kepada anaknya yang pertama dan berkata, 'Nak, pergilah bekerja di kebun anggur hari ini.'*”Matius 21:28 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Sekarang katakanlah pendapat kalian tentang cerita ini: Ada seorang bapak yang mempunyai dua anak laki-laki. Suatu hari dia menyuruh anaknya yang tertua, ‘Nak, pergilah bekerja di kebun anggurku hari ini.’”Matius 21:28 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But what think ye? A certain man had two sons; and he came to the first, and said, Son, go work to day in my vineyard.”Matius 21:28 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 21:28?
Yesus memberikan perumpamaan tentang dua anak laki-laki yang diminta bekerja oleh ayahnya. Yang pertama berkata 'ya' tapi tidak pergi, yang kedua berkata 'tidak' tapi akhirnya pergi.
Latar belakang
Cerita sederhana dengan tusukan yang dalam
Yesus memulai perumpamaan tentang hal yang sangat familiar: seorang ayah yang meminta anak-anaknya bekerja di kebun anggur. Cerita ini sesederhana kehidupan sehari-hari. Tapi pendengar yang jeli akan langsung menyadari bahwa ini bukan sekadar kisah keluarga — ini potret tentang siapa yang benar-benar taat.
Di mana
Pelataran Bait Allah, Yerusalem
Setelah konfrontasi soal kuasa, Yesus kini bercerita
Kapan
~30 M
Minggu Sengsara — hari Selasa
Yang berbicara
Yesus
Memulai perumpamaan pendek yang tajam untuk para pemimpin
Kepada
Para imam kepala dan tua-tua
Yang baru saja menolak menjawab pertanyaan Yesus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἄνθρωπος
anthrōpos · man/father
Orang, manusia — bukan kata untuk 'ayah' tapi bisa menunjuk karakter dalam perumpamaan
τέκνα δύο
tekna duo · two sons
Dua anak — pengelompokan binary yang biasa dalam perumpamaan
ἀμπελῶνι
ampelōni · vineyard
Kebun anggur — simbol Israel dan hubungan Allah-Israel
Pilihan kata 'ampelōni' (kebun anggur) bukan kebetulan. Pendengar langsung merasakan beban simbolis — ini bukan cerita tentang kebun anggur biasa, tapi tentang siapa yang benar-benar mengerjakan pekerjaan Allah.
Tahukah kamu
Kebun anggur adalah simbol Israel yang sangat kuat
Di Perjanjian Lama, Israel berkali-kali digambarkan sebagai kebun anggur milik Allah (Yesaya 5:1-7, Yeremia 12:10, Mazmur 80). Ketika Yesus memulai cerita dengan kebun anggur, pendengar Yahudi-nya langsung merasakan muatan simbolis yang berat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 21:28
Yesaya 5:1-7
Kebun anggur sebagai simbol Israel
“Kebun anggur TUHAN semesta alam adalah kaum Israel”
Lukas 15:11-12
Pembukaan yang mirip dari perumpamaan Anak yang Hilang
“Ada seorang yang mempunyai dua anak laki-laki”
Yehezkiel 18:24
Prinsip yang relevan: tindakan nyata yang penting, bukan niat awal
“Jika orang benar berbalik dari kebenarannya... dia akan mati”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 21:28
✕ Sering dikira
Ini hanya kisah tentang anak yang malas dan anak yang taat
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah alegori yang disengaja tentang dua kelompok yang Yesus akan identifikasi di ayat 31-32
✕ Sering dikira
Pertanyaan 'apa pendapatmu?' hanya basa-basi retoris
✓ Yang sebenarnya
Pertanyaan ini mengundang pendengar untuk menghakimi diri sendiri — dan itulah tepatnya yang Yesus inginkan
Renungan
Renungan Singkat Matius 21:28
Kepatuhan sejati bukan diukur dari kata-kata, tetapi dari tindakan. Seringkali kita lebih mudah berjanji daripada melakukan. Belajarlah untuk setia dalam komitmen kecil sekalipun.
Ya Tuhan, jadikan aku pribadi yang menepati kata-kata dan bertindak sesuai dengan kehendak-Mu. Amin.