Bukan tujuh kali, tapi tujuh puluh kali tujuh
Matius 18:22
Perumpamaan tentang Pengampunan
“Yesus berkata kepadanya, “Aku tidak mengatakan kepadamu sampai 7 kali tetapi sampai 70 kali 7 kali.”Matius 18:22 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Yesus berkata kepadanya: "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.”Matius 18:22 · TB
Terjemahan Baru
“Yesus menjawab, "Tidak, bukan sampai tujuh kali, tetapi tujuh puluh kali tujuh kali!”Matius 18:22 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jawab Yesus, “Bukan tujuh kali! Bukan juga tujuh puluh tujuh kali! Tetapi kamu harus selalu memaafkan tanpa menghitung-hitungnya.”Matius 18:22 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Jesus saith unto him, I say not unto thee, Until seven times: but, Until seventy times seven.”Matius 18:22 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 18:22?
Yesus menjawab, 'Bukan sampai tujuh kali, tetapi sampai 70 kali 7 kali.' Artinya, pengampunan harus tanpa batas. Angka itu bukan hitungan matematis, tetapi simbol untuk tidak pernah berhenti mengampuni.
Latar belakang
Angka yang menghancurkan sistem hitungan
Angka '70 kali 7' (atau 77 kali dalam beberapa terjemahan) bukan untuk dihitung — itu angka yang secara sengaja melampaui kemampuan mencatat. Yesus menggunakan teknik yang sama dengan Lamekh di Kejadian 4:24 tapi membaliknya: Lamekh membanggakan pembalasan dendam 77 kali, Yesus memerintahkan pengampunan 77 kali. Ini adalah anti-Lamekh yang disengaja.
Di mana
Kapernaum
Di dalam rumah di Galilea
Kapan
~30 M
Pelayanan Galilea — pengajaran tentang pengampunan tanpa batas
Yang berbicara
Yesus
Merespons batas pengampunan Petrus dengan angka yang tak terbatas
Kepada
Petrus
Murid yang baru saja menawarkan angka yang dianggapnya sudah besar
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἑβδομηκοντάκις ἑπτά
hebdomēkontakis hepta · seventy times seven
Tujuh puluh kali tujuh — bisa 490 atau 77, tapi maksudnya: sampai kamu berhenti menghitung
λέγω
legō · say
Aku berkata — present tense yang menekankan bahwa ini pernyataan yang berlaku sekarang dan terus
οὐ
ou · not
Tidak — negasi yang tegas, bukan 'mungkin tidak' tapi 'sama sekali tidak'
Hebdomēkontakis hepta adalah angka yang dirancang untuk menghancurkan sistem pencatatan — Yesus ou (tegas) tidak mau Petrus punya batas. Pengampunan yang dimaksud adalah pengampunan yang sudah tidak berhitung lagi.
Tahukah kamu
Yesus membalikkan lagu pembalasan Lamekh
Kejadian 4:24: 'Jika Kain harus dibalaskan tujuh kali lipat, maka Lamekh tujuh puluh tujuh kali.' Lamekh membanggakan eskalasi pembalasan. Yesus mengambil angka yang sama dan menjadikannya simbol eskalasi pengampunan. Itu bukan kebetulan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 18:22
Kejadian 4:24
Referensi yang dibalik Yesus: dari eskalasi balas dendam ke eskalasi pengampunan
“Jika Kain harus dibalaskan tujuh kali lipat, maka Lamekh tujuh puluh tujuh kali lipat.”
Mikha 7:18
Allah yang mengampuni tanpa batas sebagai model pengampunan kita
“Siapakah Allah seperti Engkau yang mengampuni dosa, dan yang memaafkan pelanggaran dari sisa-sisa milik-Nya sendiri?”
Kolose 3:13
Pengampunan tanpa batas sebagai respons terhadap pengampunan yang kita terima
“Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 18:22
✕ Sering dikira
"Yesus memerintahkan kita untuk menghitung sampai 490 kali lalu berhenti"
✓ Yang sebenarnya
Angka ini justru dirancang agar tidak bisa dihitung — maksud Yesus adalah berhentilah berhitung sama sekali. Itu bukan tawaran angka baru, tapi penghancuran sistem hitungan.
✕ Sering dikira
"Ini berarti kita harus terus memaafkan orang yang berulang kali menyakiti tanpa ada batas"
✓ Yang sebenarnya
Pengampunan dan kepercayaan adalah dua hal yang berbeda. Yesus berbicara tentang sikap hati yang tidak menyimpan kepahitan, bukan tentang menghilangkan semua konsekuensi atau terus menaruh diri dalam bahaya.
Renungan
Renungan Singkat Matius 18:22
Mungkin ada orang yang terus menyakiti kita. Yesus mengajarkan untuk terus mengampuni, bukan karena mereka layak, tapi karena kita sudah diampuni lebih dulu. Berlatih mengampuni setiap hari adalah tanda kita sungguh-sungguh mengikut Dia.
Bapa, ampuni aku yang sering menahan amarah. Beri aku kekuatan untuk mengampuni 70x7 kali. Amin.