Satu domba hilang dari sembilan puluh sembilan
Matius 18:12
Perumpamaan Domba yang Hilang
“Bagaimana menurutmu? Jika seseorang mempunyai 100 ekor domba, tetapi yang satu dari mereka tersesat, tidakkah orang itu meninggalkan yang 99 ekor di gunung dan pergi untuk mencari satu yang tersesat itu?”Matius 18:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Bagaimana pendapatmu? Jika seorang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya sesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di Matius 18.13–18 93 pegunungan dan pergi mencari yang sesat itu?”Matius 18:12 · TB
Terjemahan Baru
“Bagaimanakah pendapatmu? Seandainya ada seorang yang mempunyai seratus ekor domba, lalu seekor dari domba-domba itu hilang, apakah yang akan dibuat oleh orang itu? Pasti ia akan meninggalkan domba yang sembilan puluh sembilan ekor itu di bukit dan pergi mencari yang hilang itu.”Matius 18:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Kalau kamu mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya tersesat, apa yang akan kamu lakukan? Pasti kamu akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor, lalu pergi ke bukit-bukit untuk mencari satu domba yang tersesat itu.”Matius 18:12 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“How think ye? if a man have an hundred sheep, and one of them be gone astray, doth he not leave the ninety and nine, and goeth into the mountains, and seeketh that which is gone astray?”Matius 18:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 18:12?
Yesus memberikan gambaran tentang gembala yang meninggalkan 99 ekor domba untuk mencari satu yang tersesat. Ini menunjukkan bahwa setiap individu sangat berharga bagi Allah; Ia tidak rela satu pun hilang.
Latar belakang
Matematika yang tidak masuk akal tapi penuh kasih
Dalam logika ekonomi, meninggalkan 99 domba di gunung untuk mencari satu yang hilang adalah keputusan yang berisiko tinggi. Tapi Yesus mengajukan pertanyaan retoris yang menyiratkan jawabannya sudah jelas: 'tidakkah?' — seperti sudah pasti begitu yang akan dilakukan. Perumpamaan ini mengungkapkan logika hati Allah yang berbeda dari logika untung-rugi manusia.
Di mana
Kapernaum
Di dalam rumah di Galilea, tapi perumpamaan membawa imajinasi ke padang penggembalaan
Kapan
~30 M
Pelayanan Galilea — pengajaran tentang hati Allah
Yang berbicara
Yesus
Mengajarkan nilai satu jiwa melalui perumpamaan tentang gembala
Kepada
Murid-murid
Para pengikut yang sedang belajar tentang bagaimana Allah melihat yang kecil
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
πλανηθῇ
planēthē · gone astray
Tersesat, menyimpang dari jalan — bukan lari, tapi tersesat tanpa sengaja
ἀφήσει
aphēsei · leaves
Meninggalkan, membiarkan — keputusan aktif untuk melepas yang banyak demi yang satu
ζητεῖ
zētei · seeking
Mencari terus-menerus — kata kerja present tense, menunjukkan pencarian yang aktif dan berkelanjutan
Domba itu planēthē (tersesat tanpa sengaja), gembala aphēsei (meninggalkan yang banyak), dan zētei (terus mencari). Tiga kata ini menggambarkan gerakan kasih yang tidak berhitung untung rugi.
Tahukah kamu
99 ekor ditinggal di gunung, bukan di kandang
Detail 'di gunung' bukan soal keamanan — domba di gunung juga berisiko. Gembala yang meninggalkan 99 di gunung benar-benar menanggung risiko ganda: yang satu hilang, yang 99 belum aman. Itu menekankan betapa seriusnya si gembala tentang satu yang hilang itu.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 18:12
Lukas 15:4-6
Versi paralel Lukas dengan konteks berbeda — di sini untuk orang Farisi
“Siapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor di antaranya, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya?”
Yehezkiel 34:11-12
Allah sebagai gembala yang mencari domba yang tersesat — nubuat Yehezkiel
“Sebab beginilah firman Tuhan Allah: Dengan sesungguhnya Aku sendiri akan memperhatikan domba-domba-Ku dan akan mencarinya.”
Yohanes 10:11
Yesus mengidentifikasi diri sebagai gembala yang sungguh peduli
“Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 18:12
✕ Sering dikira
"Cerita ini mengajarkan kita untuk mengabaikan mayoritas demi minoritas"
✓ Yang sebenarnya
Ini bukan tentang kebijakan sosial atau manajemen sumber daya. Ini tentang hati Allah yang menganggap setiap jiwa berharga dan tidak rela kehilangan satu pun.
✕ Sering dikira
"Gembala meninggalkan 99 di tempat yang aman sebelum pergi"
✓ Yang sebenarnya
Teks mengatakan 'di gunung' — bukan di kandang. Risiko ganda ini justru memperkuat betapa seriusnya ia mencari yang satu.
Renungan
Renungan Singkat Matius 18:12
Pikirkan seorang teman atau anggota keluarga yang mungkin sedang menjauh dari Tuhan. Berdoalah untuk mereka dan ambil langkah nyata untuk menghubungi atau mendukung mereka, karena mereka sangat berarti bagi Allah.
Bapa, seperti gembala mencari domba yang hilang, tolong aku untuk peduli pada mereka yang tersesat dan memberi waktu untuk menjangkau mereka dalam kasih-Mu. Amin.