Seorang gembala meninggalkan 99 untuk mencari 1
Lukas 15:4
Tiga Perumpamaan tentang yang Hilang
““Siapakah di antara kamu yang jika memiliki 100 ekor domba, dan kehilangan seekor, tidak akan meninggalkan 99 ekor lainnya di padang belantara untuk pergi mencari yang tersesat itu sampai ia menemukannya?”Lukas 15:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Siapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor di antaranya, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya?”Lukas 15:4 · TB
Terjemahan Baru
“"Andaikata seorang dari kalian mempunyai seratus ekor domba, lalu ia kehilangan seekor--apakah yang akan dibuatnya? Pasti ia akan meninggalkan domba yang sembilan puluh sembilan ekor itu di padang rumput, dan pergi mencari yang hilang itu sampai dapat.”Lukas 15:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Ada seseorang mempunyai seratus ekor domba. Ketika seekor di antaranya hilang, dia meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang rumput dan cepat-cepat mencari domba yang hilang itu sampai ketemu. (Dalam situasi seperti itu, kamu pun tentu akan melakukan hal yang sama, bukan?!)”Lukas 15:4 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“What man of you, having an hundred sheep, if he lose one of them, doth not leave the ninety and nine in the wilderness, and go after that which is lost, until he find it?”Lukas 15:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 15:4?
Yesus menggambarkan seorang gembala yang rela meninggalkan 99 domba untuk mencari satu yang tersesat. Ini menunjukkan betapa berharganya setiap orang bagi Allah; tidak ada yang dianggap tidak layak untuk dicari dan diselamatkan.
Latar belakang
Pertanyaan retoris yang membalikkan asumsi
Yesus membuka dengan 'siapakah di antara kamu yang...' — pertanyaan yang mengundang pendengar mengidentifikasi diri sebagai gembala. Bagi pendengar Yahudi, domba adalah harta yang sangat berharga. Gembala yang baik tahu nama setiap domba. Meninggalkan 99 bukan kecerobohan — itu ekspresi nilai satu jiwa.
Di mana
Perea atau Galilea — padang penggembalaan
Bukit-bukit berumput di timur Yordan, tempat domba-domba merumput jauh dari kampung
Kapan
~29 M
Pelayanan akhir Yesus menuju Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Guru dari Nazaret, sedang dalam perjalanan ke Yerusalem
Kepada
Farisi, ahli Taurat, dan para pendosa
kerumunan campuran yang sama-sama mendengar
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐρήμῳ
erēmō · wilderness
Padang terbuka atau tempat terpencil — bukan selalu gurun, tapi area luas tanpa pengawasan manusia.
ἀπολωλός
apololos · lost
Yang hilang/binasa — kata yang juga berarti 'yang binasa'. Yohanes 3:16 pakai kata yang sama untuk 'binasa'.
ἕως εὕρῃ αὐτό
heōs heurē auto · until he finds it
Sampai ia menemukannya — bukan 'kalau ia menemukan', tapi kepastian yang tak tergoyahkan.
Satu domba yang 'hilang' dalam bahasa Yunani adalah sama dengan yang 'binasa' — Yesus sedang bicara tentang jiwa manusia yang terancam kekal, bukan sekadar domba nyasar.
Tahukah kamu
99 bukan ditinggalkan sembarangan
Padang belantara di sini bukan gurun pasir kosong — kata Yunani 'erēmos' bisa berarti padang rumput terbuka. Para gembala sering bergiliran jaga; yang 99 mungkin dititipkan ke gembala lain sementara si gembala pergi mencari.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 15:4
Yehezkiel 34:11-12
Allah sebagai gembala yang mencari
“Aku sendiri akan mencari domba-domba-Ku dan mengurus mereka.”
Yohanes 10:11
Yesus sebagai gembala sejati
“Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya.”
Mazmur 23:1
metafora gembala dan domba
“Tuhan adalah gembalaku, aku tidak kekurangan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 15:4
✕ Sering dikira
Gembala ini ceroboh karena meninggalkan 99 domba tanpa penjagaan
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks budaya, menitipkan domba ke gembala lain sementara mencari yang hilang adalah praktik normal — ini tentang nilai seekor domba, bukan kecerobohan.
✕ Sering dikira
Perumpamaan ini mengajarkan bahwa minoritas lebih penting dari mayoritas
✓ Yang sebenarnya
Yesus menekankan nilai setiap individu — bukan bahwa yang 1 lebih penting dari yang 99, tapi bahwa bahkan yang 1 tidak boleh diabaikan.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 15:4
Bagaimana kita memperlakukan orang yang tersesat? Apakah kita mudah menyerah dan lebih memilih fokus pada yang 'benar'? Allah tidak pernah menyerah pada kita; mari kita juga tidak menyerah pada sesama.
Allah, tanamkan dalam diri kami kasih yang rela mencari yang hilang, seperti gembala yang mencari dombanya. Amin.