Celah Hukum 'Korban'
Matius 15:5
Aturan Manusia vs Perintah Allah
“Namun, kamu berkata, “Siapa saja yang berkata kepada ayah atau ibunya, ‘Apa pun pemberian untukmu sudah dipersembahkan kepada Allah,’””Matius 15:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi kamu berkata: Barangsiapa berkata kepada bapanya atau kepada ibunya: Apa yang ada padaku yang dapat digunakan untuk pemeliharaanmu, sudah digunakan untuk persembahan kepada Allah,”Matius 15:5 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi kalian mengajarkan: kalau orang berkata kepada orang tuanya, 'Apa yang seharusnya saya berikan kepada ayah dan ibu, sudah saya persembahkan kepada Allah,'”Matius 15:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi kalian mengajarkan bahwa kita boleh berkata kepada ayah atau ibu kita, ‘Aku tidak bisa membantumu lagi karena aku sudah berjanji untuk memberikan semua hartaku kepada Allah.’”Matius 15:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But ye say, Whosoever shall say to his father or his mother, It is a gift, by whatsoever thou mightest be profited by me;”Matius 15:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 15:5?
Yesus menyingkapkan akal-akalan orang Farisi: mereka mengajarkan bahwa jika seseorang berkata bahwa pemberian untuk orang tuanya sudah dipersembahkan kepada Allah, maka ia terbebas dari kewajiban menghormati orang tua. Ini adalah penyalahgunaan hukum korban untuk menghindari tanggung jawab. Mereka memutarbalikkan firman Allah demi kepentingan diri sendiri.
Latar belakang
Agama sebagai alasan tidak menolong orang tua
Praktik 'Korban' memungkinkan seseorang mendeklarasikan hartanya sebagai persembahan untuk Allah — artinya orang tua tidak bisa minta bantuan finansial darinya. Tapi lucunya, orang itu tetap bisa menikmati hartanya sendiri. Ini loophole yang elegan tapi jahat.
Di mana
Galilea
Debat soal Korban sebagai loophole hukum
Kapan
~29 M
Pelayanan Galilea tahap akhir
Yang berbicara
Yesus
Mengekspos praktik curang yang dibungkus agama
Kepada
Orang Farisi & Ahli Taurat
Yang menciptakan dan mempraktikkan celah hukum ini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
δῶρον
pemberian / korban · gift
Dalam konteks ini = persembahan yang sudah dikuduskan untuk Allah — kata yang sama untuk persembahan di Bait
ὃ ἐὰν
apa pun · whatever
Klausa yang sangat luas — bisa mencakup semua harta, bukan hanya sebagian
ὠφελέω
pemberian / manfaat · profit
Diuntungkan oleh — kata kerja yang menunjukkan keuntungan praktis
Dengan satu kata δῶρον (korban/persembahan), seseorang bisa mengklaim taat agama sekaligus lepas dari tanggung jawab kepada orang tua. Inilah yang Yesus sebut pembatalan firman Allah.
Tahukah kamu
Korban bukan berarti diserahkan ke Bait Allah
Seseorang bisa mengatakan hartanya 'Korban' (persembahan) tapi tetap memakainya. Yang diblokir hanya transfer ke orang tua. Jadi ini bukan pengorbanan sejati — ini penggunaan bahasa agama untuk kepentingan diri sendiri.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 15:5
Markus 7:11
Markus menjelaskan praktik Korban dengan lebih rinci
“Tetapi kamu berkata: Kalau seorang berkata kepada bapanya atau ibunya: apa yang ada padaku yang dapat digunakan untuk pemeliharaanmu adalah Korban — yaitu persembahan kepada Allah.”
Mikha 6:6-8
Nabi Mikha sudah ingatkan bahwa ritual tanpa keadilan adalah sia-sia
“Dengan apakah aku akan datang menghadap Tuhan? ... Apa yang dituntut Tuhan darimu: hanya berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu.”
1 Timotius 5:8
Paulus tegas: tidak merawat keluarga adalah pengingkaran iman
“Tetapi jika ada seseorang yang tidak memelihara sanak saudaranya, apalagi anggota keluarganya sendiri, ia telah menyangkal iman dan lebih buruk dari orang yang tidak beriman.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 15:5
✕ Sering dikira
Yesus melarang semua persembahan kepada Allah
✓ Yang sebenarnya
Yesus menentang penggunaan bahasa persembahan sebagai alasan menghindari tanggung jawab kepada orang tua
✕ Sering dikira
Ini masalah kecil hukum teknis
✓ Yang sebenarnya
Ini pola penggunaan agama untuk membenarkan kelalaian moral — yang Yesus anggap serius
Renungan
Renungan Singkat Matius 15:5
Terkadang kita bisa memakai alasan agama untuk menghindari kewajiban kita kepada keluarga. Mari kita jujur dan bertanggung jawab, tidak mencari-cari pembenaran untuk mengabaikan mereka.
Tuhan, tolonglah aku untuk tidak memakai agama sebagai dalih untuk mengabaikan tanggung jawab keluargaku. Amin.