Tradisi Membatalkan Firman Allah
Matius 15:6
Aturan Manusia vs Perintah Allah
“ia tidak perlu menghormati ayah atau ibunya. Dengan demikian, kamu membatalkan firman Allah demi tradisimu.”Matius 15:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“orang itu tidak wajib lagi menghormati bapanya atau ibunya. Dengan demikian firman Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadatmu sendiri.”Matius 15:6 · TB
Terjemahan Baru
“maka orang itu tidak lagi diwajibkan untuk menghormati orang tuanya. Jadi, karena adat istiadat nenek moyangmu, kalian meremehkan perkataan Allah.”Matius 15:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Menurut kalian, kalau kita melakukan itu, kita tidak wajib lagi menghormati ayah atau ibu kita. Berarti kalian membatalkan perintah Allah hanya untuk mengikuti adat istiadat nenek moyang!”Matius 15:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And honour not his father or his mother, he shall be free. Thus have ye made the commandment of God of none effect by your tradition.”Matius 15:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 15:6?
Yesus menyimpulkan bahwa dengan peraturan itu, mereka membatalkan firman Allah demi tradisi. Ini adalah tindakan yang sangat serius karena mereka mengganti otoritas Allah dengan otoritas manusia. Mereka lebih taat pada adat daripada pada perintah Allah yang jelas. Yesus menegaskan bahwa tradisi tidak boleh bertentangan dengan firman Allah.
Latar belakang
Verdict: kamu membatalkan firman Allah
Ini puncak argumen Yesus. Bukan hanya Farisi menambahkan aturan — mereka secara aktif membatalkan perintah Allah dengan tradisi mereka. Kata 'membatalkan' sangat kuat — ini bukan lalai, tapi sistematis.
Di mana
Galilea
Klimaks argumen Yesus dalam debat ini
Kapan
~29 M
Pelayanan Galilea tahap akhir
Yang berbicara
Yesus
Memberikan kesimpulan dari debat soal Korban
Kepada
Orang Farisi & Ahli Taurat
Yang dicap membatalkan firman Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἠκυρώσατε
membatalkan · made void
Membuat tidak berlaku — istilah hukum untuk mencabut kekuatan suatu aturan atau kontrak
λόγον
firman · word
Perkataan Allah — dalam konteks ini spesifik mengacu pada perintah yang tertulis dalam Taurat
παράδοσιν
tradisi · tradition
Yang diteruskan — ironis bahwa sesuatu yang awalnya baik berubah jadi pengganti otoritas Allah
ἠκυρώσατε — Yesus pakai kata hukum yang sangat spesifik. Ini bukan tuduhan ringan. Ini dakwaan resmi bahwa tradisi mereka secara sistematis membatalkan otoritas firman Allah.
Tahukah kamu
Tradisi vs Firman: pertarungan yang terus berlanjut
Masalah ini bukan hanya di abad pertama. Sepanjang sejarah, tradisi religius sering kali menggeser — bahkan menggantikan — perintah asli yang dimaksud. Yesus menarik garis merah yang jelas.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 15:6
Ulangan 12:32
Perintah Allah sendiri — tradisi manusia adalah penambahan yang tidak diizinkan
“Segala yang kuperintahkan kepadamu haruslah kamu lakukan dengan setia; janganlah kautambahkan apa pun padanya dan janganlah kaukurangi apa pun daripadanya.”
Wahyu 22:18-19
Prinsip yang sama di akhir Alkitab — firman Allah tidak boleh dikurangi atau diganti
“Jika seorang menambahkan sesuatu kepada hal-hal ini, Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka... jika seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini...”
Yeremia 7:22-23
Allah sudah ingatkan bahwa ritual tanpa ketaatan inti adalah sia-sia
“Aku tidak berbicara kepada nenek moyangmu... tentang korban bakaran dan korban sembelihan; melainkan hal inilah yang kuperintahkan kepada mereka: Dengarkanlah suara-Ku.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 15:6
✕ Sering dikira
Semua tradisi keagamaan itu buruk
✓ Yang sebenarnya
Yang bermasalah adalah tradisi yang secara aktif menggantikan atau membatalkan perintah Allah
✕ Sering dikira
Yesus bicara tentang Farisi saja
✓ Yang sebenarnya
Prinsip ini berlaku universal — komunitas mana pun bisa jatuh ke jebakan yang sama
Renungan
Renungan Singkat Matius 15:6
Alkitab adalah otoritas tertinggi. Saat ada konflik antara tradisi dan Firman, kita harus memilih Firman. Jangan biarkan budaya atau kebiasaan mengesampingkan prinsip-prinsip Alkitab.
Bapa, jadikanlah firman-Mu sebagai pedoman hidupku, dan jauhkan aku dari kemunafikan. Amin.