Perempuan Kanaan Berseru di Jalan
Matius 15:22
Iman Perempuan Kanaan
“Dan, lihat, seorang perempuan Kanaan yang berasal dari daerah itu datang dan berseru, “Kasihanilah Aku, Tuhan, Anak Daud! Anak perempuanku kerasukan roh jahat sangat parah.””Matius 15:22 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan berseru: "Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita."”Matius 15:22 · TB
Terjemahan Baru
“Seorang wanita Kanaan dari daerah itu, datang kepada Yesus sambil berseru-seru, "Anak Daud, kasihanilah saya! Anak perempuan saya kemasukan roh jahat. Keadaannya parah betul."”Matius 15:22 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu seorang wanita bangsa Kanaan dari daerah itu datang kepada-Nya sambil berteriak-teriak, “Tuhan, Keturunan Daud, tolonglah saya. Anak perempuan saya dikuasai setan dan sangat menderita.””Matius 15:22 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And, behold, a woman of Canaan came out of the same coasts, and cried unto him, saying, Have mercy on me, O Lord, thou son of David; my daughter is grievously vexed with a devil.”Matius 15:22 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 15:22?
Seorang perempuan Kanaan yang bukan orang Israel datang kepada Yesus, memohon belas kasihan untuk anaknya yang kerasukan setan. Ia memanggil Yesus dengan sebutan 'Tuhan, Anak Daud', menunjukkan iman dan pengakuan bahwa Yesus adalah Mesias.
Latar belakang
Ibu putus asa, seruan keras
Perempuan ini adalah Kanaan — keturunan musuh historis Israel, orang yang menurut standar Yahudi tidak layak mendapat perhatian. Tapi dia berteriak 'Kasihanilah aku, Tuhan, Anak Daud!' — gelar Mesias yang bahkan banyak orang Yahudi enggan pakai.
Di mana
Wilayah Tirus dan Sidon
Di jalan — perempuan mengejar Yesus
Kapan
~29 M
Pelayanan di luar Israel
Yang berbicara
Perempuan Kanaan
Ibu non-Yahudi dari Fenisia dengan iman yang gigih
Kepada
Yesus (dan murid-murid-Nya)
Sedang dalam perjalanan di wilayah Tirus-Sidon
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἔκραξεν
berseru · cried out
Berteriak keras — bukan berbisik sopan, ini teriakan putus asa yang tidak bisa diabaikan
ἐλέησόν
kasihanilah · have mercy
Berilah belas kasih — kata yang sering dipakai dalam Mazmur sebagai seruan kepada Allah
κακῶς δαιμονίζεται
kerasukan roh jahat sangat parah · vexed
Diikat oleh roh jahat dengan sangat buruk — tidak sekadar gangguan kecil
ἐλέησόν (kasihanilah) adalah kata seruan dalam Mazmur — perempuan Kanaan ini pakai bahasa doa Yahudi yang paling dalam. Dia tahu kepada siapa dia berseru.
Tahukah kamu
Anak Daud dari mulut orang Kanaan
Gelar 'Anak Daud' adalah gelar Mesias Yahudi. Sangat ironis: perempuan Kanaan dari wilayah non-Yahudi menggunakan gelar Mesias yang tepat, sementara banyak pemimpin Yahudi di Yerusalem menolak mengakuinya. Matius pasti sengaja merekam ini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 15:22
Mazmur 51:1
Seruan yang sama — ἐλέησόν — dipakai Daud dalam Mazmur pengakuan
“Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar!”
Markus 7:24-26
Markus menyebutnya orang Yunani bangsa Siro-Fenisia — detail yang melengkapi gambaran Matius
“Kemudian Yesus berangkat dari situ... Perempuan itu adalah orang Yunani, bangsa Siro-Fenisia. Ia memohon kepada Yesus untuk mengusir setan dari anaknya.”
Lukas 18:7
Prinsip yang sama: kegigihan dalam berdoa adalah tanda iman
“Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang berseru kepada-Nya siang dan malam?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 15:22
✕ Sering dikira
Perempuan ini mencari Yesus karena dia tahu Dia lewat secara kebetulan
✓ Yang sebenarnya
Dia sengaja mencarinya — kata 'keluar' menunjukkan dia aktif keluar dari daerahnya untuk mencari Yesus
✕ Sering dikira
Perempuan Kanaan tidak paham siapa Yesus
✓ Yang sebenarnya
Dia menyebut Yesus 'Tuhan, Anak Daud' — gelar Mesias yang sangat spesifik — dia tahu persis siapa yang dia cari
Renungan
Renungan Singkat Matius 15:22
Iman tidak melihat latar belakang. Seperti perempuan Kanaan, datanglah kepada Yesus dengan kerendahan hati dan keyakinan bahwa Dia sanggup menolong dalam setiap masalah.
Tuhan Yesus, aku datang dengan iman seperti perempuan Kanaan, mohon tolonglah aku dalam pergumulanku, Amin.