Farisi Tersinggung, Murid Laporan
Matius 15:12
Aturan Manusia vs Perintah Allah
“Kemudian, murid-murid Yesus datang dan bertanya kepadanya, “Tahukah Engkau bahwa orang-orang Farisi tersinggung ketika mendengar pernyataan ini?””Matius 15:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka datanglah murid-murid-Nya dan bertanya kepada-Nya: "Engkau tahu bahwa perkataan-Mu itu telah menjadi batu sandungan bagi orang-orang Farisi?"”Matius 15:12 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu pengikut-pengikut Yesus datang dan berkata kepada-Nya, "Tahukah Bapak bahwa orang-orang Farisi itu tersinggung waktu mendengar Bapak berkata begitu?"”Matius 15:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu kami murid-murid-Nya datang kepada-Nya dan berkata, “Apakah Engkau tahu bahwa orang Farisi tersinggung karena perkataan-Mu itu?””Matius 15:12 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then came his disciples, and said unto him, Knowest thou that the Pharisees were offended, after they heard this saying?”Matius 15:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 15:12?
Murid-murid memberi tahu Yesus bahwa orang Farisi tersinggung dengan perkataan-Nya. Ini menunjukkan bahwa Yesus tidak berkompromi dengan kebenaran meskipun membuat orang-orang berkuasa marah. Ia lebih memilih menyampaikan kebenaran daripada menyenangkan manusia.
Latar belakang
Murid khawatir soal hubungan dengan Farisi
Murid-murid tampak lebih khawatir tentang relasi dengan Farisi daripada kebenaran yang baru saja diajarkan. Mereka datang melapor seperti meminta Yesus untuk mundur atau minta maaf. Respons Yesus akan mengejutkan mereka.
Di mana
Galilea
Setelah pengajaran publik, murid berbicara pribadi kepada Yesus
Kapan
~29 M
Pelayanan Galilea tahap akhir
Yang berbicara
Murid-murid Yesus
Pengikut setia yang khawatir dengan reaksi Farisi
Kepada
Yesus
Guru yang tidak tampak terganggu dengan penolakan Farisi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐσκανδαλίσθησαν
tersinggung · offended
Tersandung, tersandung batu — reaksi kuat ketika sesuatu yang dipegang teguh diserang
οἶδας
Tahukah Engkau · know
Tahu dengan yakin — murid yakin Yesus harus tahu ini
λόγον
pernyataan · saying
Kata-kata, ucapan — spesifik merujuk pada pengajaran Yesus yang baru saja disampaikan
Kata ἐσκανδαλίσθησαν (tersandung) mengungkapkan respons emosional yang dalam — bukan sekadar tidak setuju, tapi merasa terancam dan terluka. Ini menunjukkan betapa radikalnya pengajaran Yesus.
Tahukah kamu
Kata 'tersinggung' = skandalon dalam bahasa Yunani
Skandalon adalah jebakan atau batu sandungan. Orang Farisi tersandung pada pengajaran Yesus — tidak terima karena itu menyerang sistem yang mereka bangun. Ironis: penjaga hukum tersandung pada kebenaran.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 15:12
Matius 11:6
Yesus sudah antisipasi ada yang akan tersandung pada-Nya
“Dan berbahagialah orang yang tidak tersandung dan jatuh karena Aku.”
1 Korintus 1:23
Paulus mengakui bahwa pemberitaan Kristus memang dirancang untuk 'tersandung' bagi yang tidak mau menerima
“Tetapi kami memberitakan Kristus yang disalibkan: untuk orang-orang Yahudi suatu batu sandungan dan untuk orang-orang bukan Yahudi suatu kebodohan.”
Yesaya 8:14
Yesaya sudah nubuatkan bahwa Mesias akan jadi batu sandungan
“Tetapi Ia akan menjadi tempat kudus, dan juga batu sentuhan serta batu sandungan bagi kedua kaum Israel.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 15:12
✕ Sering dikira
Murid-murid melaporkan ini karena setuju Farisi tersinggung
✓ Yang sebenarnya
Murid-murid melaporkan karena khawatir tentang dampak sosial dan politik — bukan karena mereka pikir Yesus salah
✕ Sering dikira
Yesus harus mempertimbangkan supaya tidak menyinggung pemimpin agama
✓ Yang sebenarnya
Yesus justru akan tegas mempertahankan pengajaran-Nya dan tidak minta maaf
Renungan
Renungan Singkat Matius 15:12
Dalam hidup kita, kadang kita perlu berani menyampaikan kebenaran meskipun orang lain tersinggung. Tetapi lakukanlah dengan kasih dan kebijaksanaan, tetap berpegang pada prinsip kebenaran Allah.
Tuhan, berikanlah aku keberanian untuk berkata benar dengan kasih, meskipun harus menghadapi ketersinggungan orang lain. Amin.