Anak Manusia adalah si penabur benih baik
Matius 13:37
Kerajaan Surga dalam Perumpamaan
“Dan, jawab-Nya, “Orang yang menaburkan benih yang baik adalah Anak Manusia,”Matius 13:37 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ia menjawab, kata-Nya: "Orang yang menaburkan benih baik ialah Anak Manusia;”Matius 13:37 · TB
Terjemahan Baru
“Yesus menjawab, "Orang yang menabur benih yang baik itu adalah Anak Manusia.”Matius 13:37 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jawab Yesus, “Pemilik tanah yang menabur bibit yang baik itu adalah Aku, Sang Anak Adam,”Matius 13:37 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“He answered and said unto them, He that soweth the good seed is the Son of man;”Matius 13:37 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 13:37?
Yesus menjelaskan bahwa dalam perumpamaan ini, penabur benih baik adalah diri-Nya sendiri, yaitu Anak Manusia. Dia adalah yang menaburkan firman Kerajaan Allah ke dalam hati manusia.
Latar belakang
Yesus mengidentifikasi diri-Nya sebagai penabur benih baik
Jawaban Yesus dimulai dengan hal yang paling fundamental: si penabur benih baik adalah diri-Nya sendiri — Anak Manusia. Ini adalah klaim identitas yang sangat kuat. Dia bukan hanya guru yang mengajarkan tentang Kerajaan Surga; Dia adalah tokoh sentral yang menaburkan anak-anak Kerajaan itu sendiri ke dunia.
Di mana
Kapernaum, di dalam rumah
Percakapan privat antara Yesus dan murid-murid
Kapan
~28–29 M
Puncak pelayanan Yesus di Galilea
Yang berbicara
Yesus
guru dari Nazaret, menjelaskan perumpamaan lalang secara privat
Kepada
Murid-murid Yesus
kelompok inti yang meminta penjelasan perumpamaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ὁ υἱὸς τοῦ ἀνθρώπου
ho huios tou anthropou · Anak Manusia
Secara harfiah 'anak dari manusia' — gelar yang Yesus pakai untuk diri-Nya dan berakar dalam nubuat Daniel 7.
ὁ σπείρων
ho speiron · yang menaburkan
Yang terus menaburkan — present partisip aktif. Ini aktivitas yang sedang dan terus berlangsung.
τὸ καλὸν σπέρμα
to kalon sperma · benih yang baik
Benih yang baik dan berkualitas — yang ditaburkan Anak Manusia bukan sembarang benih.
Anak Manusia (huios tou anthropou) yang terus menaburkan (ho speiron) benih yang baik (kalon sperma) — ini deklarasi identitas dan misi sekaligus.
Tahukah kamu
'Anak Manusia' adalah gelar mesias dari Daniel 7
Gelar 'Anak Manusia' yang Yesus pakai untuk diri-Nya berasal dari Daniel 7:13-14 — sosok yang datang kepada Yang Mahakuasa dan diberi kekuasaan, kemuliaan, dan kerajaan yang tidak akan berakhir. Dengan menyebut diri-Nya 'Anak Manusia', Yesus mengklaim identitas mesias yang sudah dinubuatkan Daniel.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 13:37
Daniel 7:13-14
gelar Anak Manusia sebagai mesias dari Daniel
“seseorang seperti anak manusia... diberikan kepadanya kekuasaan dan kemuliaan dan kekuasaan sebagai raja”
Yohanes 4:36
Yesus sebagai penabur dan yang mengutus penuai
“Penabur dan penuai akan bersama-sama bersukacita — dan Aku telah mengutus kamu untuk menuai”
Yesaya 55:11
benih yang ditaburkan Anak Manusia pasti menghasilkan sesuai kehendak-Nya
“demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku — ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 13:37
✕ Sering dikira
'Anak Manusia' berarti Yesus mengaku hanya manusia biasa, bukan ilahi
✓ Yang sebenarnya
Gelar 'Anak Manusia' dari Daniel 7 justru menggambarkan sosok yang menerima otoritas ilahi dan kerajaan kekal — ini gelar dengan klaim yang sangat tinggi, bukan merendahkan diri.
✕ Sering dikira
'Penabur dalam perumpamaan ini adalah setiap orang Kristen yang memberitakan Injil'
✓ Yang sebenarnya
Yesus secara eksplisit mengidentifikasi penabur benih baik sebagai Anak Manusia (diri-Nya sendiri). Orang Kristen bisa berpartisipasi dalam pekerjaan ini, tapi bukan itulah yang dimaksud dalam perumpamaan.
Renungan
Renungan Singkat Matius 13:37
Ingatlah bahwa Yesus sendiri yang menaburkan kebaikan di hidupmu. Saat kamu melihat hal-hal baik di sekitarmu, itu adalah hasil karya-Nya, bukan kebetulan.
Tuhan Yesus, terima kasih Engkau telah menaburkan firman dan kasih-Mu dalam hidupku. Ajar aku untuk selalu menyadari karya-Mu yang terus bertumbuh. Amin.