Jebakan pertanyaan di sinagoge
Matius 12:10
Sembuh di Hari Sabat
“Lihat, ada seorang laki-laki yang lumpuh sebelah tangannya. Dan, mereka bertanya kepada Yesus, kata mereka, “Apakah dibenarkan untuk menyembuhkan pada hari Sabat?” supaya mereka bisa menyalahkan Yesus.”Matius 12:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Di situ ada seorang yang mati sebelah tangannya. Mereka bertanya kepada-Nya: "Bolehkah menyembuhkan orang pada hari Sabat?" Maksud mereka ialah supaya dapat mempersalahkan Dia.”Matius 12:10 · TB
Terjemahan Baru
“Di situ ada orang yang tangannya lumpuh sebelah. Beberapa orang yang mau mencari-cari kesalahan Yesus, bertanya kepada-Nya, "Apakah boleh menyembuhkan orang pada hari Sabat?"”Matius 12:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Di situ ada seseorang yang salah satu tangannya sudah lumpuh. Beberapa orang Farisi juga ada di sana, dan mereka mau mencari-cari alasan untuk mempersalahkan Yesus. Jadi mereka bertanya kepada-Nya, “Menurutmu, apakah diperbolehkan menyembuhkan orang pada hari Sabat?””Matius 12:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And, behold, there was a man which had his hand withered. And they asked him, saying, Is it lawful to heal on the sabbath days? that they might accuse him.”Matius 12:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 12:10?
Di sinagoge ada seorang yang lumpuh tangannya. Orang Farisi bertanya kepada Yesus apakah boleh menyembuhkan pada hari Sabat, dengan maksud menjebak-Nya. Mereka lebih peduli pada aturan daripada menolong orang. Ini memperlihatkan hati yang keras dan legalistik.
Latar belakang
Pertanyaan yang bukan pertanyaan
Mereka tidak bertanya karena ingin tahu. Mereka bertanya karena ada orang yang perlu disembuhkan di depan mata mereka, dan mereka ingin menangkap Yesus apapun jawaban-Nya. Jawaban 'ya' berarti Yesus akui melanggar Sabat; jawaban 'tidak' berarti Dia tidak akan menyembuhkan. Jebakan sempurna — atau begitu pikir mereka.
Di mana
Sinagoge di Galilea
Di hadapan jemaat yang hadir di ibadah Sabat, situasi publik
Kapan
~30 M
Jebakan hukum di depan publik
Yang berbicara
Orang-orang Farisi (dan mungkin ahli Taurat)
Kelompok yang sudah memutuskan kesimpulan sebelum bertanya
Kepada
Yesus
Yang tahu isi hati mereka sebelum mereka selesai bertanya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐπηρώτησαν
bertanya · asked
Aorist aktif — mereka secara aktif dan sengaja mengajukan pertanyaan ini
θεραπεύειν
menyembuhkan · heal
Infinitif present — pertanyaan tentang tindakan yang sedang dipertimbangkan
κατηγορήσωσιν
menyalahkan · accuse
Kata hukum — secara formal mendakwa di depan pengadilan; niat mereka bukan debat tapi dakwaan
Kata 'menyalahkan' (κατηγορήσωσιν) mengungkap niat tersembunyi di balik pertanyaan mereka — ini sudah di ranah pengadilan, bukan diskusi teologis. Yesus menjawab bukan untuk menang debat, tapi untuk menyembuhkan.
Tahukah kamu
Hukum rabinik tentang darurat medis
Tradisi rabinik sendiri mengizinkan tindakan medis di Sabat jika ada bahaya jiwa (pikuach nefesh). Tapi tangan lumpuh yang sudah lama kondisinya tidak dianggap darurat — bisa menunggu satu hari. Farisi menggunakan celah ini untuk menjebak Yesus.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 12:10
Lukas 11:54
Pola yang sama: Farisi mencari 'bahan' untuk mendakwa Yesus
“...mereka mengintai Dia untuk menangkap-Nya dalam perkataan-Nya, supaya mereka dapat menyalahkan Dia.”
Matius 22:15
Strategi menjerat Yesus dengan pertanyaan berulang sepanjang Matius
“Kemudian orang-orang Farisi pergi dan mereka bersepakat untuk menjerat Yesus dengan suatu pertanyaan.”
Yohanes 8:6
Pola yang sama dalam kasus perempuan berzina
“Mereka mengatakan hal ini untuk mencobai Dia, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkan-Nya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 12:10
✕ Sering dikira
Para Farisi sungguh-sungguh bingung apakah penyembuhan itu boleh atau tidak
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini tegas: mereka bertanya 'supaya mereka bisa menyalahkan Yesus' — motif mereka sudah jelas
✕ Sering dikira
Yesus menghindar dari pertanyaan mereka
✓ Yang sebenarnya
Yesus menjawab langsung dengan analogi domba, lalu menyembuhkan — Dia tidak menghindar sama sekali
Renungan
Renungan Singkat Matius 12:10
Seringkali kita sibuk dengan 'bagaimana jika' dan takut pada kritik, sehingga lupa untuk menolong. Jangan sampai kita seperti orang Farisi yang mengorbankan kasih demi aturan. Mari kita peka terhadap kebutuhan orang di sekitar kita.
Tuhan, jauhkan aku dari sikap menghakimi dan legalistik. Beri aku keberanian untuk berbuat baik, meski berbeda dari kebiasaan. Amin.