Komplotan: tangkap Yesus dari kata-kata-Nya sendiri

Lukas 11:54

Doa, Kuasa, dan Celaka bagi yang Munafik

Mereka berkomplot untuk menangkap Yesus dengan perkataan yang diucapkan-Nya.

Lukas 11:54 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Lukas 11:54?

Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi berkomplot untuk menangkap Yesus dari perkataan-Nya, mencari alasan untuk menuduh-Nya. Ini menunjukkan niat jahat mereka dan bagaimana mereka berusaha memutarbalikkan perkataan Yesus untuk menjatuhkan-Nya.

Latar belakang

Dari perdebatan ke konspirasi

Ayat terakhir pasal 11 mengungkap bahwa pertanyaan-pertanyaan mereka bukan lagi pencarian tulus. Ada agenda tersembunyi: menangkap Yesus dengan kata-kata-Nya sendiri. Ini adalah jenis perangkap klasik dalam politik Timur Tengah kuno: pancing seseorang untuk mengatakan sesuatu yang bisa ditafsirkan sebagai penghujatan, penghasutan, atau pemberontakan. Yesus akan terus menghadapi jenis serangan ini sampai akhirnya mereka berhasil.

Di mana

Kemungkinan Yudea, di sekitar wilayah Farisi beroperasi

Di luar rumah makan, dalam perjalanan publik

Kapan

~29 M

Perjalanan menuju Yerusalem

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Permusuhan dan interogasi (ay 53)
Pasal 12 dimulai: peringatan tentang Farisi
Kamu di sini
L

Yang berbicara

Lukas (narrator)

Lukas mengungkap niat tersembunyi di balik pertanyaan-pertanyaan mereka

P

Kepada

Para pembaca Lukas

Pembaca Injil yang melihat bahaya yang mengancam Yesus

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ἐνεδρεύοντες

endreuontes · berkomplot

Mengintai/bersembunyi untuk menyerang — kata untuk penyergapan yang terencana, bukan konfrontasi terbuka.

θηρεῦσαί

thēreusai · menangkap

Berburu/menangkap seperti hewan buruan — kata berburu yang menggambarkan mereka sebagai pemburu dan Yesus sebagai mangsa.

τι ἐκ τοῦ στόματος αὐτοῦ

ti ek tou stomatos autou · perkataan yang diucapkan-Nya

Sesuatu dari mulut-Nya — mereka menginginkan kata-kata Yesus sendiri sebagai senjata melawan-Nya.

Pasal 11 berakhir dengan bayangan gelap: yang seharusnya menjadi pemimpin rohani Israel sudah berubah menjadi pemburu yang mengintai mangsa. Jalan menuju salib sudah dimulai.

Tahukah kamu

Metode 'perangkap kata' dalam budaya politik kuno

Teknik menjebak seseorang dengan ucapannya sendiri sangat umum dalam politik kuno. Dalam debat hukum Romawi dan Yunani, memancing seseorang untuk membuat pernyataan yang bisa dituduhkan sebagai penghasutan adalah teknik hukum yang dikenal. Pertanyaan tentang pajak kaisar (Luk 20:22) adalah contoh klasik upaya perangkap seperti ini.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 11:54

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Lukas 11:54

✕  Sering dikira

Yesus tidak tahu tentang konspirasi ini dan tertangkap lengah

✓  Yang sebenarnya

Lukas 9:51 sudah mencatat Yesus 'menetapkan hati untuk pergi ke Yerusalem' — Ia tahu ke mana Ia menuju. Pengkhianatan Yudas dan penangkapan Yesus bukan kejutan bagi-Nya.

✕  Sering dikira

Konfrontasi di pasal 11 adalah taktik yang tidak bijak karena memicu permusuhan

✓  Yang sebenarnya

Jika Yesus diam, kebenaran tidak tersampaikan dan perubahan tidak terjadi. Risiko permusuhan adalah konsekuensi yang Yesus terima dengan sadar demi misi-Nya.

Renungan

Renungan Singkat Lukas 11:54

Ketika orang lain mencoba memutarbalikkan perkataan kita, kita bisa belajar dari Yesus yang tetap tenang dan bijaksana. Marilah kita hidup dengan integritas sehingga tuduhan jahat tidak dapat melekat pada kita.

Ya Bapa, peliharalah hati dan perkataanku, dan berikanlah aku hikmat dalam menghadapi orang-orang yang berniat jahat. Amin.