Damai yang bisa kembali
Matius 10:13
Diutus: Misi Pertama Para Rasul
“Dan, jika rumah itu layak, biarlah damai sejahteramu turun atasnya, tetapi jika tidak, biarlah damai sejahteramu kembali kepadamu.”Matius 10:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun ke atasnya, jika tidak, salammu itu kembali kepadamu.”Matius 10:13 · TB
Terjemahan Baru
“Kalau orang-orang di rumah itu menerima kalian, biarlah salammu itu tetap pada mereka. Tetapi kalau mereka tidak menerima kalian, tariklah kembali salammu itu.”Matius 10:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(10:12)”Matius 10:13 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And if the house be worthy, let your peace come upon it: but if it be not worthy, let your peace return to you.”Matius 10:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 10:13?
Ayat ini berbicara tentang memberi salam damai saat memasuki rumah yang layak. Jika rumah itu layak, damai sejahtera akan tinggal; jika tidak, damai itu kembali kepada pemberi salam. Ini mengajarkan bahwa berkat damai tidak hilang, tetapi kembali kepada orang yang memberikannya.
Latar belakang
Damai yang responsif
Yesus menjelaskan bahwa damai sejahtera yang dibawa para rasul bukan otomatis menempel ke semua orang. Jika rumah yang dikunjungi menerimanya, damai itu tinggal. Jika ditolak, damai itu 'kembali' ke pembawanya. Berkat tidak hilang karena ditolak — ia kembali ke sumbernya.
Di mana
Galilea
Sebelum mereka berangkat menjalankan misi
Kapan
~30 M
Pengutusan misi pertama para rasul
Yang berbicara
Yesus
Guru dan Tuhan yang sedang mengutus murid-murid-Nya
Kepada
Dua belas rasul
murid-murid Yesus yang baru menerima kuasa dan siap diutus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
εἰρήνη
eirēnē · damai sejahtera
Terjemahan Yunani dari shalom Ibrani — bukan sekadar tidak ada perang, tapi keutuhan, kesejahteraan, dan keharmonisan yang menyeluruh.
ἄξιος
axios · layak
Layak atau pantas — rumah yang 'layak' adalah yang terbuka dan responsif terhadap pesan Kerajaan.
ἐπιστραφήτω
epistrapheto · kembali
Berbalik kembali — bukan berarti damai itu 'gagal', tapi tidak ada tempat tinggal di sana dan kembali ke pembawanya.
Eirēnē (damai/shalom) yang dibawa para rasul adalah entitas aktif — bisa tinggal di tempat yang menerimanya atau kembali jika ditolak. Ini bukan tentang kegagalan pelayan, tapi tentang respons penerima.
Tahukah kamu
Konsep berkat yang bisa 'bergerak'
Orang Yahudi kuno percaya bahwa berkat (berakah) dan kutuk punya kekuatan nyata dan bisa berpindah. Yesus menggunakan pemahaman ini — damai yang diucapkan bukan sekadar kata, tapi realita yang bisa diterima atau ditolak. Ini bukan sihir, ini kepercayaan pada kuasa firman yang diucapkan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 10:13
Yesaya 55:11
kuasa firman yang diucapkan
“...demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia...”
Lukas 10:5-6
paralel instruksi yang identik
“Kalau kamu memasuki suatu rumah, katakanlah dahulu: Damai sejahtera bagi rumah ini. Dan jika di situ ada orang yang layak menerima damai sejahtera...”
Yohanes 14:27
Yesus sebagai sumber damai yang diberikan-Nya
“Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 10:13
✕ Sering dikira
'Damai yang kembali berarti misi itu gagal'
✓ Yang sebenarnya
Tidak ada misi yang 'gagal' hanya karena ditolak. Damai kembali ke pembawanya — rasul tidak kehilangan apa-apa, dan tanggung jawab mereka sudah dipenuhi.
✕ Sering dikira
'Rumah yang tidak layak berarti orang-orangnya jahat'
✓ Yang sebenarnya
Axios di sini berarti keterbukaan untuk menerima pesan Kerajaan — bukan penilaian moral tentang karakter seseorang.
Renungan
Renungan Singkat Matius 10:13
Saat kita berinteraksi dengan orang lain, kita bisa membawa damai atau ketegangan. Jangan takut memberi kebaikan meskipun tidak diterima; kebaikan itu tetap menjadi berkat bagi kita sendiri. Latihlah memberi salam dan berkat kepada semua orang, tanpa pilih kasih.
Tuhan, jadikanlah kami pembawa damai yang tulus, dan jika damai kami tidak diterima, biarlah itu kembali menjadi sukacita bagi kami. Amin.