Titik terendah: terangkut ke Babel
Matius 1:11
Dari Abraham ke Yesus: Akar Sang Raja
“Yosia adalah ayah dari Yekhonya dan saudara-saudaranya, pada masa pembuangan ke Babel.”Matius 1:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Yosia memperanakkan Yekhonya dan saudara-saudaranya pada waktu pembuangan ke Babel.”Matius 1:11 · TB
Terjemahan Baru
“(1:7)”Matius 1:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(1:7)”Matius 1:11 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Josias begat Jechonias and his brethren, about the time they were carried away to Babylon:”Matius 1:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 1:11?
Matius 1:11 menyebutkan Yosia dan Yekhonya pada masa pembuangan ke Babel. Ini adalah titik balik dalam sejarah Israel, ketika bangsa itu dibawa ke pengasingan karena dosa mereka. Tetapi, justru di tengah pembuangan, Allah tetap memelihara garis keturunan yang akan menghasilkan Kristus. Ini menunjukkan bahwa Allah tidak meninggalkan umat-Nya bahkan dalam penghukuman.
Latar belakang
Akhir kerajaan, awal pengasingan
Yosia mati di Megido saat mencoba menghentikan pasukan Mesir. Setelah itu, Yekhonya (juga disebut Yoyakhin) menjadi raja dalam situasi yang sudah sangat gawat. Nebukadnezar dari Babel datang, mengepung Yerusalem, dan membawa raja, bangsawan, tukang, dan semua orang terpelajar ke Babel. Itu bukan sekadar kekalahan militer — itu akhir dari seluruh tatanan.
Di mana
Yerusalem → Babel
Deportasi paksa ke Babilonia, 605-586 SM
Kapan
~605-586 SM
Pembuangan ke Babel
Yang berbicara
Matius
mantan pemungut cukai, murid Yesus
Kepada
Orang Yahudi Kristen
komunitas Yahudi yang percaya Yesus adalah Mesias
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
Ἰεχονίας
Iechonias · Yekhonya
Dari bahasa Ibrani Yoyakhin — 'TUHAN meneguhkan'; raja yang dipenjara Nebukadnezar namun garis keturunannya tetap berlanjut.
μετοικεσίας
metoikesias · pembuangan
Dari kata metoikesia — perpindahan paksa seluruh komunitas ke tempat lain; lebih dari sekadar 'pengasingan', ini pengungsian total.
Βαβυλῶνος
Babylōnos · Babel
Babilonia — kekaisaran Mesopotamia yang menghancurkan Yerusalem dan Bait Allah pada 586 SM.
Kata metoikesia menangkap bukan hanya perpindahan fisik, tapi kehilangan total: tanah, Bait Allah, raja, identitas nasional. Dan justru di titik terendah inilah Matius menaruh penanda penting dalam strukturnya.
Tahukah kamu
Yekhonya di penjara 37 tahun
Raja Yekhonya dibawa ke Babel dan dipenjara di sana selama 37 tahun. Lalu, raja Babel yang baru membebaskannya, memberinya pakaian kerajaan, dan membiarkannya makan di meja raja seumur hidup (2 Raja-raja 25:27-30). Dari raja yang dipenjarakan, dia berakhir sebagai tamu kehormatan di istana musuh.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 1:11
2 Raja-raja 24:14-15
pembuangan Yekhonya
“Ia mengangkut seluruh Yerusalem ke dalam pembuangan... Ia mengangkut Yoyakhin ke Babel...”
Yeremia 22:30
kutuk Yekhonya
“...sebab tidak ada seorang pun dari keturunannya yang akan berhasil, yang akan duduk di atas takhta Daud...”
Mazmur 137:1
penderitaan di Babel
“Di tepi sungai-sungai Babel, di sanalah kami duduk sambil menangis...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 1:11
✕ Sering dikira
'Pembuangan ke Babel berarti Allah sudah meninggalkan umat-Nya'
✓ Yang sebenarnya
Para nabi seperti Yeremia dan Yehezkiel justru menyertai umat di pengasingan — Allah hadir bahkan di tempat paling gelap sekalipun.
✕ Sering dikira
'Yekhonya terkutuk sehingga garis mesianik harusnya terputus'
✓ Yang sebenarnya
Yeremia 22:30 memang berkata keturunan Yekhonya tidak akan duduk di takhta Daud sebagai raja — dan benar, Yesus tidak pernah duduk di takhta itu sebagai raja politik; Kerajaan-Nya berbeda.
Renungan
Renungan Singkat Matius 1:11
Ketika kamu mengalami masa sulit atau pembuangan secara rohani, ingatlah bahwa Allah masih bekerja di balik layar. Dia tidak pernah kehilangan kendali dan selalu punya rencana pemulihan.
Ya Tuhan, saat aku berada dalam masa sulit, tolong aku untuk tetap percaya bahwa Engkau selalu bekerja untuk kebaikanku. Amin.